|
51
fixed expenditure
(pengeluaran yang jumlahnya tetap).
Selain itu,
pengeluaran bisa dikelompokkan menjadi beberapa kategori
berdasarkan kebutuhan. Kategori yang biasa dibuat adalah makan,
transport, belanja, tabungan, hiburan, dan lain lain.
2.
Menentukan tujuan finansial
Seseorang dapat menetapkan tujuan finansial yang ingin dicapai.
Dengan mengetahui tujuan, seseorang dapat mengatur strategi untuk
mendapatkan hasil yang maksimal dari perencanaan keuangan. Selain
itu, seseorang harus menjalankan kotmitmen keuangannya agar tetap
terkontrol dan berada pada jalur tujuan.
3.
Mengembangkan rencana
Seseorang harus mengetahui cara pencapaian tujuan finansialnya
dengan melakukan budgeting
atau mengatur strategi untuk menabung
yang dapat membuat seseorang mencapai tujuan finansialnya.
Budgeting
dapat membantu sesorang untuk melihat jumlah yang
diperlukan dalam perencanaan dan aliran keuangan yang masuk dan
keluar secara garis besar.
4.
Mengimplementasikan rencana
Konsistensi pada perencanaan yang telah dibuat sebelumnya
merupakan hal yang harus dilakukan oleh seseorang. Penelusuran
pencatatan pemasukan dan pengeluaran serta pengawasan terhadap
tujuan finansial adalah cara efektif bagi seseorang untuk
mengimplementasikan dan tetap memegang perencanaan keuangan
yang telah dibuat. Dengan perencanaan keuangan yang konsisten,
seseorang dapat mencapai tujuan finansialnya.
5.
Meninjau Kemajuan, Mengevaluasi Ulang, Merevisi Rencana
Setelah melakukan implementasi, seseorang dapat mengevaluasi
rencana yang telah dijalankan. Dengan demikian, seseorang dapat
mengetahui apakah perencanaan keuangan yang dibuat berjalan efektif
atau perlu dilakukan suatu perubahan. Jika terjadi kondisi
kondisi
diluar perkiraan, maka seseorang dapat merevisi ulang rencana
keuangan yang dibuat agar sesuai dengan keperluan yang telah
ditentukan.
|