|
61
1.
CSS membawa fitur yang sangat dibutuhkan untuk HTML: pemisahan
struktur dokumen dari presentasi. CSS dapat ditulis secara independen dari
HTML.
2.
Browser
mulai mendukung beberapa style sheets alternatif yaitu sebuah fitur
yang memungkinkan lebih dari satu desain dari sebuah website
yang akan
disajikan pada waktu yang sama. Fitur sebelumnya dengan bantuan lebih
bahasa pemrograman yang rumit.
3.
Style
sheets
dapat memberikan versi yang berbeda dari web
meskipun
menggunakan HTML yang sama.
4.
Konsumsi bandwidth berkurang saat style sheet mengunduh karena dokumen
web menggunakan CSS. Pengunduhan CSS yang dilakukan browser, disebut
juga sebagai caching, hanya perlu sekali kecuali CSS mengalami perubahan.
5.
User dari sebuah website dapat membuat style sheet sendiri sehingga website
lebih mudah diakses. Banyak browser
menyediakan kontrol untuk fitur ini
bagi pengguna pemula, tetapi CSS lebih efisien.
Sebuah style
sheet
dapat dipecah
menjadi beberapa bagian kecil mulai
dari terbesar sampai terkecil (Pouncey dan York, 2011:17-20), yaitu :
1.
Style sheet
Style sheet merupakan kumpulan dari komponen komponen lainnya.
2.
Rule
Rule
adalah aturan yang dibuat oleh user
sesuai dengan kebutuhan.
Misalnya menambahkan line break pada baris.
3.
Selector
Selector adalah elemen HTML atau elemen yang diterapkan aturan CSS.
Selector akan memberitahu style yang digunakan HTML. Selector terdiri dari
beberapa jenis.
Type
selector
merupakan elemen HTML yang direfensi. Grouping
selector
adalah selector
yang muncul pada rule yang sama dan bertujuan
untuk melakukan declaration yang sama.
4.
Declaration
Declaration adalah kumpulan property dan value. Penulisan declaration
yang dikurung di dalam kurung kurawal untuk memisahkan declaration dari
selector.
|