|
25
Gambar
2.10
merupakan
analisis
dalam
bentuk
grafik
dari
dua
rules,
dimana simbol A
11
dan simbol A
12
merupakan antecedent
yang pertama dan
kedua
pada
rule
yang
pertama.
Simbol
B1
merupakan
kesimpulan
dari
rule
yang
pertama.
Sedangkan
simbol
A
21
dan
A
22
merupakan
antecedent
yang
pertama dan kedua pada rule yang kedua. Dari gambar 2.10, fungsi minimum
digunakan karena struktur rule dihubungkan dengan operator
and sehingga
menghasilkan
nilai keanggotaan
minimum. Setelah
inferensi dilakukan setiap
rule,
maka
fungsi
keanggotaan
di
setiap
rule
diagregasi
dengan
fungsi
conjuction prinsipnya sama seperti pada disjunctive rules yang
menggunakan
operator max. Hasil agregasinya menjadi fungsi keanggotaan yang menyatu
dari setiap rule-nya (Ross, 2010:148-149).
2.1.4 C Sharp (C#)
C#
adalah
salah
satu
bahasa
pemrograman
baru
berorientasi
objek
yang dikembangkan oleh Microsoft. Bahasa pemrograman ini mirip dengan C
dan
C++,
namun
banyak
pengembang
mengatakan
bahwa
bahasa
pemrograman
ini
lebih
mirip
dengan
bahasa
pemrograman
Java.
Ada
beberapa
persamaan
dengan
bahasa
pemrograman
lain
yaitu
bahasa
pemrograman
ini
mempunyai
GUI
(Graphical
User
Interface)
yang
lebih
cepat
dan
bagus
dari
Visual
Basic
versi
sebelumnya,
mirip
dengan
bahasa
pemrograman
C,
dan
mempunyai
object-oriented
class
libraries
yang
mirip
dengan
bahasa
pemrograman
Java.
C#
dirancang
oleh
Microsoft
sebagai
bagian dari kerangka .NET Framework. Sejumlah classes dimasukan sebagai
bagian
dari
.NET. C#
dapat
digunakan
untuk
mengembangkan
segala
jenis
komponen
software
seperti
mobile
applications,
web
dinamis,
akses
komponen
database,
aplikasi
desktop
Windows,
web
services,
dan
aplikasi
berbasis
console.
C#
memungkinkan
pengembang
untuk
membuat
programnya
memiliki
fitur-fitur
umum
yang
hanya
bisa
ditemukan
di
Java,
Common Gateway Interface (CGI), dan PERL. (Doyle , 2013:21).
2.1.4.1 Keuntungan C#
|