Start Back Next End
  
24
Teknik inferensi ini diciptakan oleh Mamdani dan Assilian (1975). Teknik ini
merupakan
yang
paling
umum
digunakan
dalam
praktek
dan
dalam
literatur.
Misalkan didalam sebuah sistem fuzzy dengan dua
input
x1 dan
x2 (antecedent) dan
output
tunggal
y
(consequent)
dijelaskan
dengan
kumpulan
sebanyak
r
yang
merupakan bentuk linguistic IF-THEN; dalam bentuk Mamdani menjadi:
dimana
1
k
dan
2
k
merupakan
himpunan
fuzzy
yang
merepresentasikan
pasangan
antecedent
yang
ke-k
dan
k
merupakan
himpunan
fuzzy
yang
merepresentasikan
consequent yang ke-k.
Sebagai
contoh,
input
x1
dan
x2
merupakan
nilai
asli
(crisp
values).
maka
keanggotaan untuk input x1 dan x2 akan dijelaskan sebagai berikut:
Gambar
2.10
Metode
Inferensi
Mamdani
(max-min)
dengan
Input
Nilai
Asli
(Crisp Input)
Berdasarkan
metode
implikasi
Mamdani
untuk
proses
inferensi
dan
untuk
himpunan dari disjunctive rules, ouput yang sudah diagregasi untuk sebanyak
r
rules akan disimpulkan menjadi:
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter