Start Back Next End
  
8
apabila di akhir tes interogator tidak dapat membedakan atau
salah menyebutkan antara komputer atau manusia.
Kemampuan yang harus dimiliki komputer untuk mengikuti
tes ini antara lain adalah Natural Language Processing (NLP)
agar komputer dapat berkomunikasi dengan bahasa tertentu,
knowledge representation
untuk menyimpan informasi
sebelum atau selama interogasi, automated reasoning
untuk
menjawab pertanyaan atau menarik kesimpulan baru, dan
machine learning untuk mendeteksi pola dan keadaan.
a.
Mesin dapat berpikir seperti manusia (thinking humanly):
Untuk dapat berpikir seperti manusia, digunakan pendekatan
model kognitif dengan cara introspeki dan percobaan
psikologis. Introspeksi dilakukan dengan cara mencoba
menangkap pikiran sendiri saat suatu proses terjadi sedangkan
percobaan psikologis meliputi berbagai tes untuk mengetahui
keadaan pikiran manusia.
2.1.1.2
Pendekatan yang berpusat pada rasionalitas
a.
Mesin dapat berpikir secara rasional (thinking rationally):
Menggunakan hukum pendekatan pikiran dimana akan
ditemukan beberapa variasi situasi dan dengan pengetahuan,
alasan, serta fakta-fakta yang ada untuk menentukan
keputusan yang dianggap paling efektif dalam permasalahan
tertentu.
b.
Mesin dapat berperilaku secara rasional (acting rationally):
Didasari dengan cara pikir yang rasional, agen automata akan
mengambil suatu tindakan tertentu untuk memenuhi suatu
tujuan. 
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter