|
20
2.6
Virtual Local Area Network (VLAN)
2.6.1
Pengertian VLAN
Menurut Shaffi, Al-Obaidy pada International Journal of Information
Technology and Business Management 29th August
2012,
Vol.4 No. 1:
Virtual LAN merupakan salah satu teknologi jaringan yang sudah banyak
digunakan baik oleh organisasi maupun perusahaan atau bahkan ditingkat
sekolah. VLAN diciptakan karena adanya keterbatasan fisik pada jaringan
LAN. LAN bisa dikatakan
mewakili satu port pada router atau keseluruhan
port pada switch. Hal ini menyebabkan diperlukan banyak router atau switch
jika ingin membuat banyak LAN pada satu jaringan. VLAN merupakan
jawaban atas keterbatasan ini.
Sedangkan menurut Lammle (2011:330),
VLAN adalah sebuah grup
terdiri dari users dan resources yang terbentuk secara logikal terhubung pada
sebuah port pada switch yang sudah dikonfigurasi.
Sebuah jaringan LAN dapat dikatakan sebagai sebuah broadcast
domain dan VLAN membagi broadcast domain menjadi lebih kecil. Dengan
terbaginya broadcast domain
menjadi lebih kecil, transmisi data yang dibuat
oleh suatu VLAN hanya akan diterima oleh port yang menjadi member
VLAN tersebut sehingga paket data tidak akan membanjiri switch yang tidak
mempunyai domain VLAN yang melakukan transmisi data tersebut atau
dengan kata lain, transmisi tersebut tidak akan dialirkan ke semua port pada
switch seperti kerja switch pada umumnya melainkan hanya dialirkan ke port
tertentu saja.
VLAN dapat dibuat berdasarkan lantai, departemen, fungsi pekerjaan
dan lain lain tanpa harus memperhatikan lokasi fisik dari setiap host. Dengan
adanya VLAN, setiap segmen
yang memiliki data sensitif
terpisah dengan
segmen
lainnya, mengurangi kemungkinan terganggunya
informasi yang
bersifat
rahasia. Jika suatu host
berpindah ke lokasi lain dalam LAN,
host
tersebut
masih bisa berada pada VLAN yang sama tanpa perlu melakukan
perubahan alamat layer 3.
|