Start Back Next End
  
21
Terdapat tipe-tipe batasan integritas yang harus
dipertimbangkan, yakni:
a. Data yang dibutuhkan;
b. Batasan domain atribut;
c. Kelipatan (Multiplicity);
d. Integritas dari entitas;
e. Integritas dari referensi;
f. Batasan umum.
Langkah 2.5:
Mengkaji ulang model data logikal dengan user 
Memiliki tujuan untuk melakukan kajian ulang
dari model data logikal dengan user
untuk
memastikan bahwa user
menganggap model data
logikal sebagai representasi ‘nyata’ dari
kebutuhan data organisasi.
Langkah 2.6:
Menggabungkan model data logikal menjadi
model global (langkah opsional)
Bertujuan untuk menggabungkan model data
logikal lokal menjadi sebuah model data logikal
global yang merepresentasikan pandangan
seluruh user terhadap sebuah basis data.
Langkah 2.7:
Memeriksa pertumbuhan masa depan
Perancangan model data logikal diakhiri  dengan
pertimbangan apakah model data logikal sanggup
dikembangkan untuk mendukung kemungkinan
perkembangan di masa depan. Langkah ini
bertujuan untuk menentukan apakah akan ada
perubahan yang signifikan di masa depan dan
untuk menilai apakah model data logikal dapat
mengakomodasi perubahan-perubahan tersebut.
3.
Perancangan Basis Data Fisikal (Physical Database Design)
Menurut Connoly dan Begg (2010:324), perancangan basis data
fisikal merupakan sebuah proses produksi sebuah deskripsi dari
implementasi sebuah basis data pada tempat penyimpanan
sekunder; Perancangan basis data fisikal mendeskripsikan
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter