|
22
hubungan dasar , organisasi file, dan index
yang digunakan
untuk mencapai akses yang efisien kepada data, dan batasan
integritas yang terasosiasi serta langkah-langkah keamanan.
Dalam
mengembangkan perancangan basis data fisikal, hal
pertama
yang
harus dilakukan adalah
identifikasi target DBMS.
Karena itu, perancangan fisik disesuaikan untuk sistem DBMS
tertentu.
Menurut Connoly dan Begg (2010:523), langkah-langkah dalam
perancangan basis data fisikal adalah:
Langkah 3:
Menerjemahkan model data logikal pada DBMS
tujuan
Kegiatan pertama dari perancangan basis data
fisikal melibatkan penerjemahan dari model data
logikal menjadi sebuah bentuk yang dapat
diimplementasikan kepada relational DBMS yang
dituju.
Bagian pertama dari proses ini mencakup
mengumpulkan informasi yang diperoleh dari
perancangan basis data logikal dan dokumentasi
dari kamus data serta informasi yang didapat dari
pengumpulan kebutuhan dan tahap analisa dan
dokumentasi yang terdapat pada spesifikasi
sistem.
Bagian kedua menggunakan informasi pada
bagian pertama untuk merancang relasi dasar.
Langkah 3.1:
Merancang relasi dasar
Untuk memulai proses perancangan fisikal,
pertama harus mengumpulkan dan mengasimilasi
informasi tentang relasi yang dihasilkan pada
tahap perancangan basis data logikal. Informasi
dapat diperoleh dari kamus data dan definisi
relasi yang dideskripsikan oleh database design
language (DDL).
Langkah 3.2:
Merancang representasi dari data turunan
|