|
18
bersangkutan. Data tersebut merupakan informasi-informasi
mengenai perusahaan. Dalam menentukan model data secara
konseptual data yang digunakan tidak termasuk dalam sasaran
DBMS, program aplikasi, bahasa pemrograman, dan masalah
dalam pembuatan basis data. Dalam desain basis data konseptual,
data yang ada dikembangkan dengan representasi secara
konseptual yang mencakup mengidentifikasi entitas, hubungan
dan atribut yang sangat penting dalam perancangan basis data
tersebut.
2)
Perancangan basis data logikal
Dalam desain basis data logikal, model data yang telah diperoleh
dalam desain basis data konseptual diubah dalam bentuk model
logikal di mana data yang ada dipengaruhi oleh model data yang
menjadi tujuan basis data. Hal ini dilakukan untuk menerjemahkan
representasi konseptual ke dalam bentuk struktur logis dalam basis
data. Basis data logikal merupakan sumber informasi dalam
merancang basis data fisikal. Desain basis data logikal
memberikan sarana yang membantu para perancang dalam
merancang basis data fisikal.
3)
Perancangan basis data fisikal
Merupakan proses yang menghasilkan penjelasan dari
implementasi basis data pada penyimpanan sekunder, menjelaskan
relasi dasar, berkas organisasi, dan indeks yang digunakan untuk
mencapai akses yang efisien terhadap data, dan segala kendala
integritas yang terkait dan tindakan pengamanan. Secara umum,
tujuan utama dari perancangan basis data fisikal adalah untuk
menggambarkan bagaimana menerapkan desain basis data logikal
secara fisikal
untuk memutuskan struktur logis secara fisik yang
diimplementasikan ke dalam tujuan Database Management
System (DBMS). Selain itu, para perancang juga harus membuat
keputusan mengenai bagaimana basis data tersebut dapat
diimplementasikan atau diterapkan dalam perusahaan. Oleh
karena itu, dalam mendesain basis data fisikal, suatu desain harus
disesuaikan dengan DBMS yang spesifik.. Bagaimanapun juga,
|