|
11
Menurut Schulherr, psikografi pada penderita anoreksia nervosa
diantaranya:
1.
Gangguan pada body image
Penderita anoreksia kehilangan kemampuan untuk melihat dirinya
secara akurat dalam hal berat badan dan lemak sehingga
mengalami gangguan pada body image.
2.
Fat phobia
Penderita anoreksia memiliki rasa ketakutan yang tidak rasional
terhadap lemak dan takut menambah berat badannya.
3.
Citra diri yang didasari oleh berat badan
Penderita anoreksia mengkaitkan seberapa besar dirinya berharga
dengan berat badan mereka.
4.
Personal control
Penderita anoreksia cenderung menganggap bahwa tubuh mereka
adalah kekuasaan mereka dan mereka mempraktekkan
kekuasaan tersebut dengan menolak untuk makan.
2.1.2.2. Istilah Bulimia Nervosa
Penderita bulimia nervosa makan dalam jumlah sangat berlebihan
(menurut riset rata-rata perderita bulimia nervosa mengonsumsi 3.400 kalori
setiap satu seperempat jam padahal kebutuhan konsumsi orang normal hanya
2.000-3.000 kalori per hari), kemudian berusaha keras mengeluarkan kembali
apa yang telah dimakannya, dengan cara memuntahkannya kembali atau
dengan menggunakan obat pencahar. Di antara kegiatan makan yang
berlebihan biasanya mereka berolahraga secara berlebihan juga (Kompas
2001).
Membersihkan atau memuntahkan makanan ini sebagai aksi untuk
mengurangi rasa benci atau rasa bersalah karena sudah binge, atau memakan
dengan jumlah yang sangat berlebihan dan berulang-ulang (Schulherr, 2008).
Penderita bulimia terobsesi untuk membersihkan diri mereka dari makanan
itu, sehingga makanan yang masuk tidak sempat terserap sepenuhnya oleh
tubuh (Smith, 2010).
Biasanya penderita tidak langsung ketahuan oleh orang lain bahwa ia
menderita penyakit ini, karena berat badannya normal dan tidak terlalu kurus.
|