|
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Kajian Teori
2.1.1 Consumer B ehavior
Pengertian Consumer Behavior adalah studi dari individu, kelompok, atau organisasi
dan proses yang mereka gunak an untuk memilih, mengamankan, m
ggunakan, menempatk an
produk, pelayanan, pengalaman, atau ide untuk memuaskan kemau
dan dampak dari proses
ini kepada konsumen dan masyarak at (Hawkins et al., 2007:
Ruang lingkup Consumer
Behavior mencakup banyak hal karena Consumer Behavior adalah sebu
studi dari proses yang
berkembang k etika individu atau sekelompok orang memil
menggunakan, atau membu ang
sebuah produk, pelayanan, ide, atau pengalaman untuk memuask
kebutuhan dan keinginan
(Solomon, 2007:7). Sehingga C onsumer Behavior bisa disimpulk
sebagai studi mengenai
pribadi seseorang atau kelompok dalam menentukan hak mere
dalam memilih, membeli,
menggunakan, dan men gganti suatu produk atau layanan a
tercapainya apa yang mereka
inginkan dari suatu produk atau layanan tersebut.
2.1.2 Merek (Brand)
Merek adalah nama, istilah, tanda, symbol, r ancangan, atau kombinasi hal-hal tersebut
untuk mengidentifikasi barang atau jasa seseorang atau sekelompok penjual dan untuk
membedakannya dari produk pesaing dan merek merupakan nilai tangible dan intangible yang
terwakili dalam sebuah merek dagang (trademark) yang mampu menciptakan nilai dan pengaruh
tersendiri dipasar bila dikelola dengan tepat. (Durianto, Sugiarto & Budiman, 2004:2).
Menurut Ellena Delgado Ballester (2005 dalam Fatih Geçti1 & Hayrettin Zengin 2013),
Brand Trust (kepercayaan merek) adalah perasaan aman yang dimiliki konsumen akibat dari
interaksinya dengan sebuah merek, yang berdasarkan persepsi bahwa merek tersebut dapat
diandalkan dan bertanggung jawab atas kepentingan dan keselamatan dari konsumen.
Menurut Hermawan Kertajaya (2004:11), Marketing Icon of Indo nesia, merek
merupakan indikator value yang ditawarkan kepada pelanggan dengan memperkuat lo yalitasnya.
American Marketing Association mendefenisikan merek sebagai nama,istilah, tanda, simbol,
atau desain kombinasi semuanya, yang dimaksudkan untuk mendefenisikan baran g atau jasa
|