|
19
Sedangkan menurut Time Saver Standards for Building Types (4th edition)
karangan Joseph De Chia ra & Michael J. Crosbie (2001, h. 371), ruang ruang pada
pendidikan pra sekolah terdiri atas:
1. Classroom
Ruang kela s diharuskan menjadi ruang yang dapatmengemb angkan krearivitas
dan intele gensi anak. Untuk dapat mewujudkannya, de sain dari ruang kelas dan
fasilitas yang terdapat di dalamnya haruslah sesuai dengan ukuran ana k anak.
Ruang ke las juga harus mempunyai pencahayaan alami yang maksimal.
Pemilihan warna dan tekstur pada dinding ruang kelas sangat penting, karena
warna dan tekstur dinding a kan memberikan kesan ruang yang dapat
mempengaruhi psikologi dari ana k ya ng berada di dalamnya.
2. Discove ry area
Area ini da pat disebut sebaga i area permainan pasir dan air. Are a ini
merupakan tempat dimana anak ana k bereksplorasi, berekspe rimen, dan
mengembangkan krea tivitas dengan material mate ria l alami yang tersedia.
Material la ntai sekeliling bak pasir a tau bak air sebaiknya dipilih baha n yang
keda p air, dan bila memungkinkan disediakan floor drain sehingga dapat lebih
mudah dibersihkan.
3. Art are a
Pada a rea ini anak anak dapat be bas menggambar / melukis, melakukan
kerajina n tangan, bermain dengan tanah liat, kolase, dan lain
lain. Area seni
sebaiknya dileta kkan dekat dengan discovery area, dan harus memiliki lantai
yang mudah dibersihkan pula. Dalam area ini juga harus menyediakan bak cuci
tangan (sink) yang terbuat da ri stainlessteel. Bukaan air (keran) pada bak cuci
tangan sebaiknya terletak pada ketinggia n 55 66 cm dari permukaa n lantai,
sehingga mudah dijangkau oleh anak.
4. Music area
Pada ruang musik ini sebaiknya ada area untuk duduk dan mendengarkan
musik, dan a rea untuk menari / bergera k bebas.
5. House area
Ruang ini merupakan tiruan dari rumah asli tetapi ukuran barang-barang di
dalamnya le bih kecil dan disesuaikan dengan dimensi tubuh anak. Barang-
barang yang terdapat dalam area ini antara lain bak cuci tangan, kompor,
|