|
26
f. Karakteristik De sain untuk Anak
Sec ara umum, dunia anak anak bukanlah merupakan susunan ruang ruang
tunggal, melainkan sebuah rangkaian ruang yang bersambung. Adapun sistem
rangkaia n ruang yang melingkar sebagai pijakan dalam desain banguna n untuk anak
mempunyai 5 ciri, ya itu: (Wahyu Setyaningsih, 2004:9)
Desain yang me lingkar
Faktor utamanya adala h fungsi yang bersambung layaknya mata rantai,
da lam ruang arsitektur diwujudkan dengan adanya koridor.
Ekspresi kebingungan dalam arsitektur
Lima tipe sensasi 'kebingungan' yang dimaksud dapat disatukan dalam
ke adaan bera yun berada da lam tempat yang tinggi, berada dalam lantai
yang miring, berada dalam terowongan dan bera da dalam tempa t yang
membingungkan.
Ekspresi dari ke anekaragaman ruang
Unsur unsur penting dari kea nekara gaman ruang da lam desain untuk
anak, meliputi keanekaragaman visua l seperti keanekaragaman titik
pa ndang, ukura n, tinggi dari ruang, perasaan kebebasan
dan pencerahan
sebagus keanekaragaman dalam suara dan pencahayaa n.
Keanekaragama n ini sanga t diperlukan ka rena akan meningkatkan
aktivitas anak a nak dan me latih daya imajinasi.
Keanekaragama an simbol
Simbol dibutuhkan se bagai titik dari variasi alur pe rmainan baik di dalam
atau di luar ruangan. Simbol ini biasanya diwujudkan dengan tower atau
struktur yang menyerupai panggung.
Ruang yang memungkinkan ada nya jalan pintas
Va ria si dari jalur untuk mengakses rangkaian ruang yang terdapat dalam
sebuah bangunan untuk ana k merupakan hal yang sanga t diperlukan
untuk menghindari konsentrasi pergerakan anak pa da satu titik. Jalan
pintas tersebut idealnya berbe da dengan rute normal, dapat diwujudkan
da lam bentuk terowongan atau jembatan.
Pendidik a sal Swiss, Johann Heinrich Pestalozzi (1774-1827) mengembangkan
sebuah teori pendidika n yang menyaranka n agar sekolah sekolah direformasi
menjadi tempat menyerupai rumah, dimana anak anak akan mera sa aman secara
|