|
27
e mosional dan dimana mereka dapat belajar dengan menggunakan indra indra
mereka dalam pelajaran pelajaran yang dirancang khusus. (Gerald Lee Gutek,
2013;16)
2.1.4 Metode Montessori
a. Sejarah Singkat Montessori
Maria Montessori a dalah pendidik abad ke 20 yang memiliki peran besar
dalam pembentukkan wa cana perkembangan manusia dibidang pendidikan.Se bagai
wanita pertama di Italia yang mempe roleh gelar medis.Montessori memiliki minat
besar terhadap anak dan pada tahun 1907 beliau me mbuka sebuah sekolah didaerah
kumuh di luarkota Roma yang diberi nama Casa dei Bambini (The house of
c hildre n), sebagai ajang pembuktian dari berbagai idenya. Metode Montessori pada
intinya ada lah penyelenggaraan pendidikan didasarkan pada penghorma tan luar bia sa
terhadap kemampua n anak untuk belajar tentang alam seme sta tanpa campur tangan
orang dewasa.(Thomas Armstrong ,2011:94)
Metode Montessori ini didasa rkan pada pandangan bahwa anak belajar secara
a lami pada lingkungan yang telah disiapkan dengan tepat, ya ng didesain untuk
meningkatkan kemandirian dalam belajar da n eksplorasi.Metode ini menekankan
pada keahlian motorik halus serta belajar melalui tindakan nyata. Dalam prosesnya,
a nak dibia rkan belajar melalui kegiatan yang dipilihnya dan menurut kecepatannya
masing masing, dengan ka ta lain metode Montessori me ngajarkan se lf discipline
(disiplin diri) dan belajar bersama. Dengan belajar bersama anak dapat saling
membantu dan bekerja sama. Yakni, anak yang lebih tua membantu a nak yang lebih
muda da lam belajar, sementara anak yang lebih muda belajar dari contoh nyata.
(Maria Magdalena, 2001;85)
Metode Montessori dirancang untuk : (Gutek Lee Gerald, 2013;26)
Menumbuhka n kepekaan indra anak dan keterampilan manual.
Membangun ketertiban diri dan lingkungannya.
Menumbuhka n kemandirian.
Memupuk keyakinan diri da lam me mpraktikan keterampilan
keterampilan.
Kemampuan bersosialisasi dengan ana k sebaya ataupun yang lebih muda
/ tua.
|