Home Start Back Next End
  
29
Maria  Montessori,  kontra s  dengan itu,  berargumen  bahwa  disiplin  yang  sejati 
a dalah  disiplindiri.  Karena  anak  –  anak  di  lingkungan  yang  disediakan  oleh  Maria 
Montessori  be bas  untuk  memilih  kegiatan  yang  diinginkan  oleh  mereka,  mereka 
menjadi  termotivasi  sendiri.Dalam kebebasa n  inilah disiplin  diri  yang  murni terjadi. 
Anak  –  anak  beraktivitas  dengan  bebas  dan  berusaha  menyempurnakan  dan 
menguasai tugas – tugas pilihannya  sendiri, menciptakan disiplin diri dan control diri 
yang mengantar pa da pe rkembangan yang positif.(Gerald Lee Gutek,2013;90) 
Kebebasan  yang  murni  adalah  konsekuensi  dari  perkembangan  yang  dibantu 
oleh  pendidikan,  ketika  anak  –  anak  secara  aktif  membang
ke pribadian  mereka 
sendiri  me lalui  kerja   aktif  mere ka  sendiri  ya
berkelanjutan.Kunc i  menuju 
perkembangan  moral  adalah  “konsentrasi”  pa da  satu  je
pekerjaan.Konsentrasi 
mengharuskan anak –
anak untuk menggunakan benda –
benda unt
tujuan – tujuan 
yang sesuai dengan rancangan dari benda –
benda  tersebut. Keti
melaksanakan itu, 
sang a nak membangun kesadaran bahwa pemikiran (ide di da l
otak) berhubungan 
dengan  tindakan  dan  bahwa  tinda kan  –  tindakan  itu  memil
konsekuensi. 
Konsentrasi  merangsang  nilai  ketekunan,  me lakuk
pengulangan  untuk 
mela ksanakan,  untuk  me nyelesaikan  tugas  yang  telah  dimul
Anak  –  anak  yang 
kepeka an  moralnya  sedang  be rkembang  secara  norm
memperlihatkan  disiplin 
yang  spontan, kerja yang  kontinyu (terus  –  me nerus) dan 
mbira, serta  sentiment –
sentimen  untuk  membantu  dan  bersimpati  pada  ora
lain.(Gerald  Lee 
Gute k,2013;92) 
d.  Kurikulum Metode Montessori
Kurikulum  yang  ditekankan  oleh  Maria  Montessori  adalah  kurikulum  selama 
tahapan “otak penyerap”, yaitu enam tahun pertama kehidupan, dengan menyediakan 
lingkungan dimana anak – anak di dalam lingkungan ini be bas me lakuka n eksplorasi 
dan  memilih  bahan  –  bahan  yang  akan  digunakan  dalam  kegiatan  mereka.  Dalam 
lingkungan  yang  disiapkan  tersebut,  bahan  –  bahan  dan  kegiata n  –  kegiatan  dari 
kurikulum  tersebut  adalah  yang  terkait  dengan  keterampilan  –  ketera mpilan    hidup 
sehari  –
hari,  pelatihan  indra,  bahasa  dan  matematika,  dan  pe rkembangan  fisik, 
sosial,  dan  budaya  sec ara  umum.  Namun  dalam  pengajarannya  pemberian 
penghargaa n  dan  hukuman  terhadap  anak  tidak  dianjurkan,  hal  ini  mengacu  pada 
pembentukkan kepribadian anak  dimasa  depan untuk menjadi anak yang  ikhlas tanpa 
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter