|
splitter pada AON bersifat aktif. Pa da PON splitter bersifat pasif karena
dengan passive splitter kabel optik da pat dipecah menjadi beberapa
kabel optik lagi, dengan kua litas informasi yang sama tanpa adanya
fungsi addressing dan filtering. Dengan de mikian pada perangkat
jaringan AON masih dibutuhkan tenaga listrik pada setiap splitternya,
sedangkan di perangkat PON hanya splitter pasif yang tidak
memerlukan tenaga listrik untuk beroperasi.(Sri Juniarti : 2009)
GPON merupakan evolusi dari teknologi PON. Ada pun
tahapan-ta hapan evolusinya adalah sebagai berikut :
1. ITU-T G.983
ITU-T G.983 merupa kan teknologi PON berbasis ATM,
mendukung suara dan data, efesiensi 70% yang memiliki bandwidth
622Mbps, diadopsi dari standar ITU tahun 1999. Terdiri dari BPON
(Broadband Passive Optical Network ) dan APON (ATM Passive
Optical Network) merupa kan standar PON (Passive Optical
Ne twork) yang pertama yang diguna kan terutama untuk aplika si
bisnis dan menggunakan teknologi ATM.
2. ITU-T G.984
ITU-T G.984 merupaka n standar yang dikeluarkan oleh ITU-
T untuk teknologi GPON. GPON merupa kan evolusi dari standar
BPON. Teknologi ini mendukung kecepatan yang besar, peningkatan
da lam pengamanan dan pilihan 2 layer protokol (ATM, GEM,
Ethernet). Tetapi pada kenyataannya ATM tidak diimplementasikan.
Teknologi ini memiliki bandwidth 2,5 Gbps dengan efisiensi 93%
GEM (GPON Encapsulate Method) menggunakan frame
segmentation untuk QoS (Quality of Service) yang lebih besar.
Standar teknologi ini memiliki kece patan 2,488 Mbps untuk
downstream da n 1,244 Mbps untuk upstream.
|