Home Start Back Next End
  
3.  Perampokan. 
Pengambilan atau  percobaan untuk mengambil  segala sesuatu yang 
berharga  dari pemeliharaan,  pengampuan,  atau penguasaan  seseorang  oleh  oran g 
lain  secara  paksa  atau  ancaman  penggunaan  paksaan  atau  kekerasan  dan  atau 
membuat korban ketakutan. 
4.  Penyerangan  Berat.  Ser angan  melawan  hukum  oleh  seseorang  terhadap  orang 
lain dengan maksud menimbulkan luka fisik parah atau gawat. 
5.  Pembobolan. Masuk secara  tidak sah k e dalam suatu bangunan untuk  melakukan 
kejahatan b esar atau pencurian. 
6.  Pencurian  (tidak  termasuk  Pencurian  berkendara  bermotor).  Mengambil, 
membawa,  menuntun,  atau  melarikan  harta  benda  dari  kepemilikan  konstruktif 
orang lain. 
7.  Pencurian  berkendara  bermotor.  Pencurian  atau  percobaan  pencurian  kendaraan  
bermotor.  
8.  Pembakaran. Setiap pembakaran secara sengaja atau dengan  niat mencelakai atau 
percobaan pembakaran.  
  Kejahatan-kejahatan  Bagian  II  adalah  delik-delik  digunakan  dalam 
memperhitungk an angka kejahatan, antara laian: 
Penyerangan  biasa.  Penyerangan  dan  percob aan  penyerangan  di  mana  senjata 
tidak digunakan dan yang tidak menimbulkan luk a serius atau parah pada korban. 
Pemalsuan.  Membuat,  mengganti,  mengedarkan,  atau  memiliki  segala  sesuatu 
yang palsu menyerupai yang asli. 
Penipuan.  Pmbicaraan  curang  dan  mendapatkan  uang  atau  properti  dengan  dalih 
palsu. 
Penggelapan. Pengambilan secara tidak sah. 
Menadah barang curian.  
-
Vandalisme.  Menghancurkan,  merusak,  atau  membikin  buruk  setiap  properti 
pribadi atau umum tanpa seizin pemilik. 
Membawa senjata secara illegal.   
Pelacuran dan delik-delik terkait 
Delik seks (hubungan seks dengan anak dibawah umur, dll) 
Pelanggaran undang-undang minuman keras 
Mabuk di depan umum 
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter