|
79
keperlua nnya, se lalu mencuci tangan sebelum bekerja dan
sete lah kelua r dari kamar ke cil, selalu memakai pakaian kerja dan
pakaian pelindung dengan bena r, bersih dan tidak dipaka i di luar
tempat kerja. Pekerjaan dapur juga mengandung resiko ya ng
berbahaya, seperti luka ba kar, luka iris, dan lain-lain. Banyaknya
jumlah peralatan yang berhubunga n dengan penggunaan api atau
mesin, dikombinasikan dengan kesibukan yang padat dan
kegiatan yang menuntut kece patan, me nyeba bkan pihak-pihak di
dalamnya harus bertindak dengan ha ti-hati. Oleh karena itu,
diperlukan fasilita s penunjang keselamatan denga n lokasi yang
stra tegis untuk mencegah hal tersebut.
Sebagai tempat pengolahan makanan, ranc angan dapur
harus dapat me njamin aspek-aspek penting yang dapat
mempe ngaruhi kelancaran operasional dapur agar dapat bekerja
secara efisien dan efektif, yaitu:
1) Ergonomis dan lua s yang memadai sesuai dengan kebutuhan
sehingga dapat memberikan kemudahan dan praktis dalam
bekerja, serta keleluasaan pela ksanaan segala kegiatan
produksi dan pelayanan.
2) Kemudahan yang berhubungan dengan sirkulasi atau letak
lokasi dan fasilitas ruangan yang cukup memadai agar dapat
memberikan e fisiensi untuk alur keja (work flow).
3) Sarana dalam penerimaan barang yang memenuhi syarat.
4) Sarana ruang tempat penyimpanan barang ya ng sesuai dengan
jenis barang, baik yang mudah rusak dan tahan lama.
5) Instalasi refrigerators yang baik dan memadai.
6) Sarana ruang persiapan dan ruang pengolaha n makanan dan
minuman.
7) Sarana ruang penyelesaian (finishing kitchen).
8) Sarana ruang pelayanan yang memadai pada serv ice are a.
9) Sarana tempat penc ucian peralatan dapur.
10) Sarana berupa gudang tempat pe nyimpanan peralatan dapur.
11) Sarana ruanga n penunjang misalnya kantor, dan lain-lain.
|