|
kepada khalayak yang sifatnya massal melalui alat ya
bersifat
mekanis
separti radio, televisi, surat kabar dan film.
Komunikasi yang akan digunakan dalam makalah ini adalah komunikasi
massa di mana kita memberi pesan kepada komunikan melalui media yang
sifatnya massal. Faktor lain yang menentukan berhasil tidaknya komunikasi
adalah homophily, yakni adanya kesamaan yang dimiliki oleh seorang
komunikator dengan khalayaknya misalkan dalam hal bahasa, pendidikan,
agama, usia dan jenis kelamin. Dalam berkomunikasi juga terdap at tujuan yang
ingin dicapai, yaitu untuk menciptakan kesesuaian, kesamaan, dan pemahaman
yang sama tentang informasi, ide, pemikiran dan sikap terhadap orang, pihak
atau kelompok tertentu yang biasa disebut sebagai target audience.
2.2.1.4 Teori Warna
Warna merupakan salah satu unsur terpenting dalam sebuah desain
kemasan. Hal itu disebabkan kar ena mata manusia merespon warna lebih cepat
dibandingkan den gan desain yang lain, seperti bentuk atau rupa. Warnalah unsur
yang pertama kali dilihat jika produk telah berada di tempat penjualan.
Menurut Louis Prang pada 1876 warna mempunyai tiga sifat yang
disebut dengan dimensi warna, yaitu Hue, Value, dan Intensitas. Selain d ari itu
terdapat ju ga beberapa teori tentang karakteristik warna yang perlu diketahui,
yaitu Warna Asli, Warna-warna yang Diredupkan, Warna Netral dan Keluarga
Warna
1. Hue
Hue adalah istilah yang digunakan untuk menunjukkan nama dari suatu
warna, seperti merah, biru, dan sebagainya. Berdasarkan hue inilah Prang
menggolongkan warna menjadi lima bagian yaitu warna primer, sekunder, warna
antara (intermediate), warna tersier dan warna kuarter.
2. Value
Value adalah istilah untuk menunjukkan gelap atau teran gn ya suatu
warna. Value adalah tingkatan atau urutan kecerahan suatu warna. Nilai tersebut
|