|
BAB 2
LANDASAN PERANCANGAN
2.1 Tinjauan Umum
Manisan adalah salah satu bentuk makanan olahan yan g banyak disukai oleh
masyarakat. Rasanya yang manis bercampur dengan rasa khas buah sangat cocok
dinikmati di berbagai kesempatan. Meskipun jenis manisan buah yang umum dipasarkan
ada bermacam-macam bentuk dan rasanya, namun sebenarnya dapat dikelompokan
menjadi 4 golongan, yaitu:
1. Golongan pertama adalah manisan basah den gan larutan gula encer (buah
dilarutkan dalam gula, contohnya adalah jambu, manga, salak, dan kedondo ng)
2. Golongan kedua adalah manisan larutan gula kental menempel pada buah.
Manisan jenis ini adalah pala, lobi-lobi, dan ciremai
3. Golongan ketiga adalah manisan kering dengan gula utuh (sebagai gula tidak
larut dan menempel pada buah) Bu ah yang sering digunakan adalah buah
mangga, kedongdong, sirsak dan pala
4. Golongan keempat adalah manisan kering asin karena unsur dominan dalam
bahan adalah gar am. Jenis buah dibuat adalah jambu biji, manga, belimbing,
rosella, buah pala.
Manisan kering adalah produk olahan yang berasal dari buah -buahan dimana
pemasakannya menggunakan gula kemudian dikeringkan. Produk ini mempun yai
beberapa keuntungan diantaranya: bentukn ya lebih menarik, lebih awet, volume serta
bobotnya menjadi lebih kecil sehingga memudahkan pengangkutan. Buah-buahan yang
biasa digunakan untuk membuat manisan kering adalah jenis buah yang lunak seperti
buah papaya, sirsak, tomat, dan lainnya. Secara umum pembuatan manisan terdiri dari
tahap pemotongan/penu sukan buah, per endaman, pencucian, perebusan, pemasakan
dengan gula hingga penjemuran
|