|
2.2.4 HTB (Hierarchial Token Bucket)
Mikrotik menggunakan sebuah sistem yang dinamakan HTB atau Hierarchial
Token Bucket untuk mengatur semua queue dan kont
bandwidth didalam RouterOS.
HTB adalah sistem yang memungkinkan untuk mengontrol kap
data dapat di
transmisikan. Sistem HTB ini menggunakan struktur que
dengan membuat tiga HTB
queue yaitu Global-In, Global-Total, Global-Out. Seringkali data ya
masuk dari LAN
ke WAN atau sebaliknya tidak dapat dikontrol, tetapi deng
metode ini semua aspek
pengiriman data dapat dikontrol melalui sistem RouterOS.
HTB mempunyai dua batasan, limit batasan terendah dan li
batasan tertinggi atau
yang disebut den gan CIR(Committed Information Rate) d
MIR(Maximum Information
Rate). CIR atau limit batasan terendah di RouterOS da
diartikan sebagai batasan
jumlah bandwidth terendah yang didapat. Hal inilah yang da
dijanjikan sebagai
kecepatan minimal kepada pengguna. MIR atau batasan li
tertinggi dapat diartikan
sebagai batasan tertinggi dari bandwidth yang didapat ol
penggguna pada kondisi
dimana ada bandwidth yang tidak terpakai. (Burgess, Dennis M. 20
249)
Ketika sebuah paket melalui router, p aket tersebut akan melalui tiga queue global
dari HTB d an ju ga melewati tampilan interface dari H
queue. Jadi ketika sebuah data
melewati router, ia melewati empat bagian dari H
queue. Data yang masuk ke router
hanya akan melewati queue Global-In d
Global-Total, jadi data tersebut hanya akan
melalui dua queu e. Kemudian data akan k eluar mela
queue Global-Out, Global-Total,
dan queue interface HTB. Berikut adalah gambarannya :
|