|
dan VIP1-download, maka VIPs-download disebut juga sebagai parent queue.
Trafik download pada jaringan diatas han ya terjadi pada child queue yaitu Other-
download, VIP2-download, dan VIP1-download dengan jalur distribusi melalui
parent yang memiliki tingkat tertinggi dan batasan kecepat
download tiap child yang
tidak dapat melebihi parent dari masing-masing child .
2.2.5 Queue
Burgess, Dennis M. (2009. 252-260) mengatakan Queue dapat diartikan sebagai
wadah, merupakan kelas yang menampung objek dari kelas khusus. Elemen dari kelas
khusus diletakkan pada bagian belakang dari queue dan akan keluar dari bagian depan.
Queuing digunakan saat trafik meninggalkan router menuju interface fisik atau menuju
ke interface virtual (global-in, global-out, dan global-total). Masing-masing virtual
interface tersebut memiliki fungsi sebagai berikut:
a. Global-in merupakan queue dari paket data yang diterima router dan akan melalui
proses routing . Global-in menampilkan informasi semua trafik yang diterima semua
interface router sebelu m melalui paket filter. Global-in queuing dieksekusi setelah
mangle dan dst-nat
b. Global-out merupakan queue dari paket data yang sudah melalui proses routing dan
akan menin ggalkan router. Global-out menampilkan informasi semua trafik yan g keluar
dari interface router. Queue yang ada disini akan mengatur padatnya trafik sebelum
meninggalkan router.
c. Global-total merupakan queue yang akan dilalui sebuah paket data setelah melewati
Global-in queue dan sebelum masuk pada Global-Out queue. Global-total menampilkan
informasi semua trafik yang keluar dan masuk interface router. Jika queuing ini
diimplementasikan maka akan
membatasi total kecepatan pada kedua arah. Sistem
queueing ini dapat beroperasi dengan cara drop packet, d
tidak akan berpengaruh
pada paket TCP karena setiap paket yang di drop akan dikirim ulang.
Ada beberapa macam queue. RouterOS mensup port em
macam queue, yaitu FIFO,
RED, SFQ, dan PCQ. Burgess, Dennis M. (2009. 320-330)
|