|
10
memperbaiki kesalahan. Sebagai contoh, penggunaan textbox saat
pengisian nomor telepon sebagai salah satu bentuk informasi
pengguna, ketika pengguna melakukan inputan data karakter maka
pesan kesalahan akan muncul dan mengingatkan bahwa data yang
dimasukkan harus numerik.
5.
Sebagai pusat kendali internal (support internal locus of control)
Pengguna yang sudah berpengalaman menginginkan bahwa
mereka dapat bertanggung jawab penuh terhadap sistem yang
sedang dijalankan dan sistem tersebut dapat memberkan respon
terhadap setiap aksi yang dilakukan pengguna.
6.
Pembalikan aksi yang lebih mudah (permit easy reversal of
actions)
Suatu sistem yang dirancang untuk membantu pengguna dalam
melakukan pembalikan dari suatu aksi yang telah dijalankan.
Pengguna tidak perlu khawatir ketika melakukan kesalahan saat
melakukan suatu aksi karena aksi tersebut dapat dibatalkan sesuai
kebutuhan pengguna. Hal ini dapat mendorong eksplorasi
terhadap tindakan yang belum pernah dilakukan pengguna
terhadap sistem tersebut.
7.
Memberikan dialog penutupan pada keadaan akhir (design dialog
to yield closure)
Kumpulan aksi yang terorganisasi yang dikelompokkan menjadi
urutan dari awal, tengah, dan akhir sehingga dapat memudahkan
pengguna untuk berinteraksi dengan sistem. Suatu aksi yang yang
berurutan dapat memudahkan pengguna melakukan aksi
berikutnya.
8.
Mengurangi beban ingatan jangka pendek (reduce short
term memory load)
Kemampuan pengguna yang terbatas untuk mengolah informasi
jangka pendek sehingga membutuhkan desain antarmuka yang
lebih sederhana dan mudah untuk diingat. Hal ini akan membantu
pengguna dalam menjalankan setiap aksi dengan lebih mudah.
|