|
18
Routing
adalah proses menentukan rute
dari host
asal ke host
tujuan.
Routing
merupakan proses memindahkan data dari satu network
ke network
lain
dengan cara mem-forward
paket data via gateway. Routing
menentukan kemana
datagram akan dikirim agar mencapai tujuan yang diinginkan (Sofana.2008:271).
Informasi yang dibutuhkan router dalam melakukan routing yaitu:
a. Alamat tujuan / destination address
b. Mengenal sumber informasi
c. Menemukan rute
d. Pemilihan rute
e. Menjaga informasi routing
Sebuah router
mempelajari informasi routing
dari mana sumber dan
tujuannya yang kemudian ditempatkan pada tabel
routing. Router
akan
berpatokan pada tabel
ini, untuk memberitahu port
yang akan digunakan untuk
meneruskan paket ke alamat tujuan. Ada dua cara untuk memberitahu router
bagaimana cara meneruskan paket ke jaringan yang tidak terhubung langsung (not
directly connected) (Fiqri, 2013: 8).
Static Route
tatic route digunakan dalam sebuah jaringan yang hanya terdiri
dari beberapa router saja atau dipakai untuk jaringan kecil dan jaringan
yang terhubung ke internet hanya melalui satu internet service provider.
Dalam static route, pengisian dan pemeliharaan routing table dilakukan
secara manual oleh administrator. Kelebihan dalam static route yaitu tidak
memerlukan bandwitch jaringan yang besar. akan tetapi, jika salah satu
jalur routing-nya terputus, maka router tidak bisa mencari alternative jalan
baru untuk meneruskan paket data yang dikirim.
Dynamic Route
Dynamic route mempelajari jalur yang terbaik yang akan
digunakannya untuk meneruskan paket dari sebuah jaringan ke jaringan
yang lain. Administrator tidak menentukan rute yang harus ditempuh oleh
paket-paket tersebut, tetapi hanya menentukan bagaimana cara router
mempelajari paket dan kemudian router
mempelajarinya sendiri. Rute
|