Home Start Back Next End
  
39
2.2.8.7  Prinsip Pemberian Kredit
Prinsip-prinsip pemberian kredit menurut
Kasmir (2010, p.91),
dapat dijelaskan sebagai berikut :
1.
Personality
Yaitu menilai nasabah dari segi kepribadiannya atau tingkah
lakunya
sehari-hari maupun masa lalunya.
Personality
juga mencakup sikap,
emosi, tingkah laku dan tindakan
nasabah dalam menghadapi suatu
masalah. Personality hampir sama dengan character dari 5C.
2.
Party
Yaitu mengklasifikasikan nasabah kedalam klasifikasi tertentu atau
golongan-golongan tertentu berdasarkan modal, loyalitas, serta
karakternya sehingga nasabah dapat digolongkan ke golongan
tertentu dan akan mendapatkan fasilitas kredit yang berbeda pula dari
bank.
3.
Purpose
Yaitu untuk mengetahui tujuan nasabah dalam mengambil kredit,
termasuk jenis kredit yang diinginkan nasabah.
Tujuan pengambilan
kredit dapat bermacam-macam
apakah untuk tujuan konsumtif,
produktif, atau perdagangan.
4.
Prospect
Yaitu untuk menilai usaha nasabah dimasa yang akan datang apakah
menguntungkan atau tidak, atau dengan kata lain mempunyai
prospek
atau sebaliknya. Hal ini penting mengingat jika suatu
fasilitas kredit yang dibiayai tanpa mempunyai prospek, bukan hanya
bank yang rugi, tetapi juga nasabah.
5.
Payment
Merupakan ukuran bagaimana cara nasabah mengembalikan kredit
yang
telah diambil atau dari sumber mana saja dana untuk
pengembalian
kredit yang diperolehnya. Semakin banyak sumber
penghasilan debitur,
akan semakin baik sehingga jika salah satu
usahanya merugi akan dapat ditutupi oleh sektor lainnya.
6.
Profitability
Untuk menganalisis bagaimana kemampuan nasabah dalam mencari
laba.
Profitability
diukur dari periode ke periode apakah akan tetap
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter