Home Start Back Next End
  
21 
   Kekayaan  budaya  dan  warisan  seni  indonesia  seperti  batik  dan 
tenun menjadi salah satu nilai potensi  yang harus dikembangkan. Setelah 
UNESCO menetapkan tanggal 2 Oktober sebagai hari batik sedunia, para 
perajin  batik  kini  mulai  merasakan  keuntungan.  Penjualan  batik 
mengalami  peningkatan  yang  signifikan 
sebesar  30  persen. 
ak_penjualan_batik_hingga_30). Berdasarkan penelitian Universitas Gajah
Mada (UGM) menemukan fakta bahwa penjualan batik mencapai 1 Triliun 
per tahun. 
  Batik  memiliki  potensi  besar  sebagai  penyangga  perekonomian 
rakyat  yang  harus  didukung  dengan  upaya  pengembangan  kapasitas  dan 
regenerasi  para  perajin  batik  mulai  dari  produksi,  pemasaran  hingga 
layanan  purna  jual  dan  manajemen  pengelolaan  limbah.  Untuk 
mengembangkan industri batik sangat diperlukan peningkatan pendidikan, 
pelatihan  dan  infrastruktur  kegiatan  membatik  dengan  mempromosikan 
museum batik. 
Dalam  perkembangannya,  batik  merupakan  bagian  komoditas 
ekspor produk tekstil. Selama ini, batik Indonesia telah banyak diekspor ke 
negara  Eropa,  Amerika  Serikat,  Jerman,  Afrika,  Filipina,  Thailand, 
Singapura  dan  Korea  Selatan.  Amerika  adalah  pangsa  pasar  terbesar 
ekspor  batik Indonesia. Prospek pasar batik  Indonesia di  Amerika  sangat 
menjanjikan.  Selama  bertahun-tahun,  Amerika  tercatat  sebagai  tujuan 
ekspor  batik  Indonesia  tertinggi  yang  diikuti  oleh  Jerman  dan  Korea 
Selatan.  
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter