|
24
adalah komik dan film animasi. Komik Jepang telah menjadi bagian yang
tidak terpisahkan dari Indonesia sejak 20an tahun lalu mulai dari
Doraemon, Astroboy, Kenji dan lainnya. Setelah itu dilanjutkan dengan
masuknya hasil industri kreatif Jepang lainnya seperti film, animasi,
games. Pengaruh penyebaran budaya populer Jepang dapat kita lihat di
negara-negara Asia. Sedangkan penyebaran Anime dan Manga di
Indonesia sudah masuk pada tahun 1990an dimulai dengan tayangnya
salah satu ikon budaya populer Jepang, Doraemon, yang diikuti dengan
kehadiran Sailor Moon, Pokemon, Dragon Ball, Digimon dan sebagainya
yang juga terkenal di Negara Asia lainnya bahkan sampai ke Amerika.
Jepang menganggap serius penyebaran budaya melalui Anime dan Manga
sebagai alat hegemoni (dominasi) budaya Jepang. Pada masa kejayaan
anime dan manga Jepang, membuat penulis Indonesia sulit untuk masuk
dan menjual karyanya sendiri. Mereka akhirnya tertarik dan terpengaruh
untuk menggambar komik mengikuti gaya khas manga.
Banyaknya trend anime dan manga, membuat ketertarikan
terhadap budaya Jepang meningkat dikalangan Masyarakat Indonesia.
Acara-acara bertemakan Jepang pun marak bermunculan dengan kegiatan
seperti lomba cosplay dan menggambar manga (http://independensia.com,
2011). Masyarakat Indonesia bahkan ada yang gemar menyantap masakan
Jepang hingga meniru gaya rambut karakter anime atau manga. Hal ini
membuat hubungan kerjasama antar kedua Negara semakin berkembang,
Dampak negatifnya adalah dapat mengurangi kecintaan terhadap budaya
Indonesia dan lebih mencintai budaya populer Jepang. Kuatnya pengaruh
|