Home Start Back Next End
  
12
II.3.3. Positioning dalam sebuah Slogan atau Tagline
Membuat sebuah positioning
melalui sebuah statement
memanglah bukan hal
yang
mudah.
Banyak
sekali
hal
yang
perlu
diperhatikan supaya positioning dalam
statement tersebut dapat
diperhatikan
oleh
masyarakat,
atau
dengan
kata lain,
positioning tersebut haruslah dapat menarik perhatian target audience. Banyak sekali
perusahaan-perusahaan
terkemuka yang pada awalnya gagal
menempatkan posisi
mereka
ke
dalam benak
masyarakat
dikarenakan
pemilihan
statement
yang
kurang
tepat.
Memang,
membuat
positioning
statement atau slogan yang bisa
mengkomunikasikan
dengan
baik
mengenai
kelebihan,
dalam hal
ini
adalah
memberikan
kebebasan
kepada
pelanggan
agar
merubah atau
menambahkan
burger
mereka sendiri tidaklah mudah.
Positioning dapat juga dilakukan dengan cara
mendasarkan bagaimana produk
tersebut
akan
digunakan.
Misalnya Volvo
yang
memiliki
positioning
keamanan(safety). Namun, jika sebuah produk
memang memiliki kategori yang
berbeda dibandingkan dengan produk yang sejenis, dapat
juga
menggunakan product
class sebagai positioning. Contohnya Perbedaan
yang jelas antara rokok
Dji Sam Soe
dengan rokok A Mild. Dengan
membuat keunikan yang dapat
“menancap” dalam
pikiran
konsumen.
Jadi,
untuk
membuat
position
statement perlu untuk diperhatikan
beberapa hal berikut: (Kartajaya 2004 , 107-109):
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter