|
19
2.Faktor Sosial
Selain
faktor
budaya,
perilaku
konsumen
juga dipengaruhi
oleh
faktor-faktor
sosial,
seperti kelompok acuan, keluarga, serta peran dan status sosial. Kelompok acuan
seseorang terdiri-dari
semua
kelompok
yang
memiliki
pengaruh
langsung
atau tidak
langsung
terhadap
sikan
atau perilaku
orang tersebut. Kelompok
yang
memiliki
pengaruh langsung terhadap seseorang dinamakan kelompok keanggotaan. Beberapa
kelompok
keanggotaan
merupakan
kelompok primer,
seperti
keluarga,
teman,
tetangga, dan rekan kerja, yang berinteraksi dengan seseorang secara terus-menerus
dan informal. Orang juga menjadi anggota kelompok sekunder, seperti kelompok
keagamaan,
profesi,
dan
asosisasi
perdagangan
yang
cenderung
lebih
formal.
Keluarga merupakan organisasi pembelian konsumen yang paling penting dalam
masyarakat dan para anggota keluarga menjadi kelompok acuan primer yang paling
berpengaruh.
Keluarga
orientasi
terdiri
dari
orang
tua
dan
saudara
kandung
seseorang. Dari orang tua seseorang mendapatkan orientasi atas agama, politik dan
ekonomi serta ambisi pribadi, harga diri dan cinta. Walaupun pembeli tersebut tidak
lagi berinteraksi secara
mendalam dengan orang tuanya, pengaruh orang
tua terhadap
perilaku
pembeli
dapat
tetap
signifikan.
Di
negara-negara
dimana
orang
tua
tinggal
dengan anak-anak mereka yang sudah dewasa, pengaruh orang tua tinggal dengan
anak-anak
mereka
yang
sudah
dewasa,
pengaruh
orang
tua
dapat
menjadi
sangat
besar.
Pengaruh
yang
lebih
langsung
terhadap
perilaku
pembelian sehari-hari
adalah
keluarga prokreasi yaitu pasangan dan anak seseorang.
3.Faktor Pribadi
|