|
20
Keputusan pembeli juga dipengaruhi oleh karakteristik pribadi. Karakteristik tersebut
meliputi
usia dan tahap dalam siklus
hidup, pekerjaan, keadaan ekonomi, kepribadian
dan
konsep
diri
serta
nilai
dan
gaya
hidup pembeli.
Karena
banyak
karakteristik
ini
memiliki
dampak
sangat
langsung pada
perilaku konsumen.
Orang
membeli
barang
dan jasa yang berbeda-beda sepanjang hidupnya. Selera orang terhadap pakaian,
perabot, dan rekreasi juga berhubungan dengan usia. Konsumsi juga dibentuk oleh
siklus
hidup keluarga dan jumlah,
usia, dan
jenis kelamin orang dalam rumah
tangga
pada suatu saat. Para pemasar juga harus memberi perhatian besar pada peristiwa-
peristiwa
penting
dalam hidup
seperti
menikah,
kelahiran
bayi,
sakit, relokasi,
bercerai,
beralih
kerja,
menduda
atau menjanda. Pekerjaan seseorang juga
mempengaruhi pola konsumsinya. Pekerja kerah biru akan membeli pakaian kerja,
sepatu kerja dan kotak makan siang. Direktur perusahaan akan membeli pakaian yang
mahal, pekerjaan dengan pesawat
udara, keanggotaan country club, dan perahu
layar
besar. Para pemasar berusaha mengidentifikasi kelompok pekerjaan yang memiliki
minat di atas rata-rata terhadap produk dan jasa mereka. Pilihan produk sangat
dipengaruhi oleh keadaan ekonomi seseorang seperti penghasilan
yang dibelanjakan,
tabungan, utang, kemampuan untuk meminjam, dan sikap terhadap kegiatan belanja
atau
menabung.
Para
pemasar
barang
yang peka
terhadap
harga
terus-menerus
memperhatikan
kecenderungan
penghasilan
pribadi,
tabungan
dan
tingkat
suku
bunga.
Jika
indikator
ekonomi
menandakan adanya
resesi,
para
pemasar
dapat
mengambil langkah-langkah untuk merancang
ulang,
melakukan
penempatan
ulang,
dan
menetapkan
kembali
harga
produk
mereka
sehingga
dapat
terus
menawarkan
nilai
kepada
para
pelanggan
sasaran.
Masing-masing
orang
memiliki
karakteristik
|