Home Start Back Next End
  
27
p39) yaitu debt convenant hypothesis,
yang
menyatakan
semakin
dekat
suatu
perusahaan ke pelanggaran perjanjian
hutang
maka
manajer akan cenderung
memilih
metode akuntansi yang dapat “memindahkan” laba periode mendatang ke periode
berjalan 
sehingga 
dapat 
mengurangi  kemungkinan  perusahaan 
mengalami
pelanggaran kontrak.
Menurut Midiastuty dan Machfoeds dalam Simposium Nasional Akuntansi VI
(2003,
P179),
perusahaan
yang
mempunyai
rasio
leverage tinggi
diduga
melakukan
earnings management karena perusahan terancam default yaitu tidak dapat
memenuhi
kewajiban pembayaran hutang pada waktunya. Perusahan akan berusaha
menghindarinya  dengan 
membuat  kebijakan  yang  dapat  memberikan  perusahan
posisi
bargaining
yang
relatif
lebih
baik
dalam negosiasi
atau
penjadwalan
ulang
hutang dagang.
II.4.9.4 Ukuran Perusahaan dan Manajemen Laba
Ukuran perusahaan merupakan
cerminan
seberapa
besar
suatu
perusahaan
yang
dapat diukur dengan menggunakan total aktiva, penjualan (sales), dan market
capitalization (Rahmawati, 2007). Ukuran perusahaan dapat mempengaruhi
manajemen
laba
dimana
perusahan
besar
menghadapi
public
demand atas
informasi
yang tinggi sehingga perusahan harus mengungkapkan lebih banyak informasi yang
berakibat 
menurunnya 
asimetri 
informasi 
antara 
manajemen 
dengan 
pemegang
saham. Menurunnya asimetri informasi ini berakibat pada mengecilnya kemampuan
manajemen untuk melakukan manajemen laba karena pemegang saham mengetahui
hampir semua informasi perusahaan.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter