|
29
diperbolehkan
memberikan
jasa
non-audit disamping pemberian jasa audit pada klien
karena dapat
mengganggu
independensi auditor. Kualitas
audit akan selalu diragukan
jika jasa-jasa lain yang diberikan
dianggap
membahayakan
keobjektifan
dan
independensi auditor.
Sehubungan dengan kualitas audit terhadap manajemen laba, Krishnan dan
Gopal dalam Accounting Horizon (2003, p1) menemukan bahwa kualitas audit
berpengaruh
negatif terhadap
manajemen
laba, perusahaan dengan auditor non-big six
melaporkan
discretionary
accruals
yang
secara
signifikan lebih
tinggi
dibandingkan
dengan perusahaan auditor big six. Hal
ini
merefleksikan bahwa accounting flexibility
telah
diijinkan
oleh
auditor
non
big
six.
Krishnan
et
al
(2003)
juga
menemukan
bahwa auditor non-big six secara signifikan memiliki variasi yang lebih banyak dalam
discretionary accruals
dibandingkan dengan auditor big six.
II.4.10 Cara Mendeteksi Manajemen Laba
Menurut
Sulistyanto (2008,
p43)
terdapat
beberapa
cara
mendeteksi
manajemen
laba yaitu:
1.
Manajemen tidak jujur
Munculnya permasalahan antara
manajer dan pemilik perusahaan, khususnya
untuk perusahaan yang kepemilikkannya menyebar disebabkan karena pada tipe
kepemilikan
seperti
ini
tidak
ada
pemegang
saham mayoritas
yang
dapat
mengintervensi
wewenang
manajer
perusahaan.
Akibatnya
adalah
pemegang
saham kesulitan
dalam
mengawasi
dan
mengendalikan
manajer.
Manajer
mempunyai kekuasaan penuh untuk mengelola perusahaan sesuai dengan
kepentingannya. Manajer tidak lagi bekerja untuk untuk kepentingan dan
|