|
4
Sumber: Investopedia.com (2011)
Obligasi mempunyai karakteristik sebagai berikut (www.idx.co.id):
1. Nilai
nominal
(face
value)
adalah
nilai
pokok
dari
suatu
obligasi
yang
akan
diterima
oleh
pemegang obligasi
pada
saat
obligasi
tersebut
jatuh
tempo.
2. Kupon (interest rate) adalah
nilai bunga
yang diterima pemegang obligasi
secara berkala (kelaziman pembayaran kupon obligasi adalah setiap 3 atau
6 bulanan). Kupon obligasi dinyatakan dalam annual persentase.
3.
Jatuh
tempo
(maturity)
adalah
tanggal
dimana
pemegang obligasi
akan
mendapatkan kembali pokok atau
nilai
nominal obligasi
yang dimilikinya.
Periode jatuh tempo obligasi bervariasi
mulai dari 365
hari sampai dengan
diatas 5
tahun. Obligasi yang akan
jatuh
tempo dalam
waktu 1
tahun akan
lebih
mudah
untuk
diprediksi,
sehingga memiliki
resiko
yang
lebih
kecil
dibandingkan dengan
obligasi
yang
memiliki
periode
jatuh
tempo
dalam
waktu 5 tahun. Secara
umum, semakin panjang jatuh tempo suatu obligasi,
semakin tinggi kupon / bunganya.
4. Penerbit
/
emiten
(issuer)
adalah
pihak
yang
menerbitkan
obligasi.
Mengetahui dan mengenal penerbit obligasi
merupakan faktor
yang sangat
penting
dalam
melakukan investasi
obligasi
ritel.
Mengukur
resiko
/
kemungkinan dari
penerbit
obligasi
tidak
dapat
melakukan
pembayaran
kupon
dan
atau
pokok
obligasi
tepat
waktu
(disebut
default
risk)
dapat
|