|
7
adalah
gangguan
yang dibangkitkan di
luar sistem dan
merupakan suatu
masukan bagi
sistem.
2.2
Sistem
Kontrol
Sistem kontrol
dibagi
menjadi
dua
yaitu
sistem
kontrol
lup
terbuka
(Open-loop
control
system)
dan
sistem
kontrol
lup
tertutup
(Closed-loop
control
system).
Sistem
kontrol digunakan dalam mengontrol sistem dalam berbagai aplikasinya.
2.2.1
Sistem
Kontrol
Lup
Terbuka
Sistem
kontrol
lup
terbuka
(Open-loop
control
system)
adalah
sistem
kontrol
yang
tidak
memiliki
kontrol
umpan
balik
dan
hasil
keluarannya
tidak
mempengaruhi
aksi
pengontrolan
sistem.
Sistem
kontrol
seperti
ini
tidak
memiliki
feedback
sehingga
sistem
ini tidak akan
mengukur atau
mengumpanbalikkan hasil keluarannya
untuk dapat
dibandingkan dengan
masukannya. Ketelitian
sistem
kontrol
hanya
ditentukan
oleh
kalibrasi, sebaiknya proses
kalibrasi
ini
harus
dilakukan dan diperhitungkan secara
hati-
hati
agar
dengan
masukan-masukan yang
diinput
didapat
harga
hasil
keluaran
yang
diharapkan. Sistem
kontrol
ini
digunakan
pada sistem
yang
sederhana
dan
tidak
terlalu
kompleks
serta
tidak
membutuhkan tingkat
ketelitian
dan
kestabilan
yang
tinggi.
Penggunaan sistem
ini
dirancang
jika
di
dalam
sistem
tidak
terdapat
gangguan
(disturbance)
yang
dapat
menurunkan tingkat
ketelitian
dan
kestabilan
sistem
dan
hubungan antara
masukan dan keluaran diketahui secara tepat. Kelebihan dari sistem
ini
yaitu
perancangan
sistem
kontrol
akan
lebih
mudah
dibandingkan dengan
lup
tertutup.
Sedangkan
kekurangannya
yaitu
tingkat
ketelitian
yang
tidak
tinggi.
Pada
skripsi
ini
|