|
32
memmjukkan
bahwa
tiga
mahasiswa
dengan
skor
tes
intclegensia
masing-
ma.sing 65
memperoleh
nilai
85,
90
dan
94.
Oleh
karerut
itu,
kita
hams
Jnenafsirkan
nilai
algoritma
pemmgraman
mmalan
sebesar
gg
sebag&i suatu
rdlai
rata-
rata
atau
n11ai
hampa:n bagi
scmuz.
malmsiswa
yang
mengambil
ku1la.il. ini
da.11
yang
slwr
tes
intelcgenslanya 65.
Sek.ali
kita
telah rnen"J.utuskan
akan
menggunakan
pcrsmnaan
rcgres1
hnier,
maka
kita
rnenghadapi
masahili bagaimana
mempemkh
nLmus
untuk
mcnentukan 11ilai
dugaan titik bagi
a
dan b.
Ummk
itu
digunakan
proscdur
yang
disehut
mdode
kuadrat
wrkecil. Di antara
semua
kemungkinan
garis
lun. :s yang
dapat
ilibuat
pada
diagram
pencar.,
metode
kuadrat terkecil
memilih slli'!tu
garis regrcsi yang membuat _ium1ah kuadrat
jarak
vertikai
dari
tltik
--
titk
pengamatan ke
garis
regresi
tersebut seked1 mungkin. Jadi,
bEa
e,
me:nyatakan
simpangan
vertikal
dari.
titik ke
i
kc garis
regresi,
scperti
ditcmjukknn
dalam
gambar
2.3.4.b
maka
metode
kuadmt
terkecd
menghasilkan
rumu.s
un.tuk menghitun.g
a dan
b
sehirngga jw:nlah kuadrat
semua simpan.gan
ii.:u
minimum.
Jumlah
k1.mdrat semJJ.a simpang;m
ini
disebut jumlah kua.drat ga.lat sekitar
gru'i:regresi
dan dilambangkan
dengan
JKG.
Jruii,
jika
kita
diberikan
seku.."llpu.ian data
berpasangan
{(xi.Yi);
=
1,2,...
n},
ma.ka
kita
harus menentukan a
dan
b
sehingga
meminimumkan
|