|
36
c. Instruction
Ada dua pendekatan dalam aktivitas sistem pelatihan berbasis komputer:
1)
CAI
(Computer
Assisted/Aided
Instruction),
dimana
menganggap komputer sebagai
tempat
penyimpanan
instruksi
saja,
seperti:
slide,
video,
dan
buku-buku.
Menurut
sudut
pandang
CAI,
masalah
utamanya
adalah
bagaimana
menyusun
bahan-bahan
instruksi yang akan ditampilkan oleh komputer dengan cara yang paling efektif.
2)
CAL
(Computer
Assisted
Learning),
menganggap
komputer
sebagai alat
yang
berguna
seperti
kalkulator. Masalah
utamanya
adalah
bagaimana mengajar
kepada
pengguna
menggunakan
komputer
agar
apa
yang
mereka
pelajari
menjadi
sangat
produktif.
d. Simulators
Berdasarkan pada
sebuah
model
berbagai
proses,
mekanisme
atau
aktivitas
model
ini
digunakan
untuk
melatih
seseorang
bagaimana
caranya
mengoperasikan
atau
memelihara
sebuah peralatan.
Untuk beberapa dekade terakhir hampir semua simulator telah
berbasiskan komputer.
Komputer
digunakan
untuk
tampilan,
untuk
memeriksa
apakah
operasi
yang
benar
telah
dilakukan
(misalnya
pengaturan penekanan tombol),
dan
menawarkan pelacakan terhadap kegiatan peserta pelatihan bagi
instruktur untuk
melakukan
pemeriksaan ulang.
e. Embedded Training
Mengacu kepada konsep
bahwa sebuah sistem atau bagian dari peralatan dapat
melakukan
pelatihan
sendiri.
Sebagai
contoh,
jika
seseorang
membeli
sebuah
sistem
pengolah
kata
yang
memuat
Embedded
Training,
maka
orang
tersebut
dapat
belajar
bagaimana
cara
menggunakannya melalui
instruksi dasar
yang disajikan sistem.
Bentuk pelatihan
ini
|