Home Start Back Next End
  
20
mendetcks.inya dan
memberikan
insttuksi
yang
sederhana
nntuk
memperbaikinya.
6.  Mengizinkan pembalikan aksi
(undo) dengan mudah.
Secbpat 
mungkin 
semu.a
aksi  
dapat 
diba1ik.
Fitur 
ini
bedlmgsi
tmtuk  
mengumngi  
kekhawatiran    user   ka.rcna 
user    tahu 
bahwa
kesala.han 
dapat
diabaikan.
Ragian
pembalikan
ini
dapat  
bcrupa 
aksi
tunggal, duia
entry
atau  suatu
ke1ompok aksi  yang  lengkap.
7.  Mendulru.rag internal locus
of
control
(user
menguasai sistem).
User 
memiHki
kekuasaan 
alas 
sistem,
schingga
dapat
mengontrol
program-program
da.!am sistem.
8. 
Mcngurangi beban  ingatanjangka
pendek.
User   tidak  perlu
tcdalu   banyak 
mcnghafal 
karena 
telah 
terrsed.ia
petunjuk yang  jelas.
2.1.4 
Sistem
Ba:ds Data
Mcnurut   Connolly  
(2002),  
sebelum   dikenal   pendekatan  
basis   data,
tcrlcbih
dalmlu
digtmalwn
pemlekatan
berbasisjile
(File 
Based 
Approach).
File
Based 
Approach
adalah
sebuah
kumpu1an  
program
aqplikasi
yang 
mcnycdial<an
jasa 
pelaporan
kepada
end-user.
Setiap
program
mcnd.cfi.nisikan. 
dan mengatur
datanya
d.alamfile
masing-ma.:;ing.
File
adaTah
bentuk
sedcrhana
dari
kumpulan
record, yang mencalru.p
data  yang  saiing
berhubungan logis.
Sctiap record terdiri
dari 
satu  almo. ]ebihfidd, yang  setiap
_field
mewakiti
heberapa
karaktcristik
dari
objek yang 
dibuat
modelnya
(Collilolly,
2002,
p7-8). Namun
pendekatall file  ini
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter