|
21
mempunyai bcberapa
kekr
1&..1.an
arrta.ra
ram
<h1.tft
yan.g
terp]::mbt-pisah
dan
suli.t
diakses, kemungkinan
tedadinya
rlupli.\a.<;i
data,
ketergm1tu.11ga.JJ.
data
rum.
program, fOrrnatmya yang
tidak compatible
karena bergannmg
pada bahasa
pemrogram:m yang
dipakai
(Comully, 2002,
pl2-13).
Untu.k
mengatasi
kelem.a!:.an-kelemab.an
yang
ada
dalam
pendekatanfile,
digu.ua,.\anla.h
pendekatan
basis
data (Database
Approach). ConnoHy (2002,
p14)
mcnyebutkan., basis
data
(lJuiabase)
adalah
kumpulan
tersebar dari
data
yang
sal.ing
terhubung
secara
logis,
d!m
scbmili. deskrlpsi
dari
data
yan:ng
dirancang
u.ntuk
rucmenuhi
kebutub.a.n
infomlliSi
dcui
organlsas.i. tersebut
Database
mernpakan
sebuah
tcmpat
penyimpanan data
yang runggal
dan
sang&
besar,
yang
dapat
dl gunakart secam
bcrsarr.illan
olch
baJ!Jyak departet11.en
dan
user
yang
mcmbUtt!..i:hkan,
Sduruh
data
yang
ada
telah
diintegrasikru1:.
set.J.ngga. adanya
dnplikas1
data
l)artgatlah
mirJm.
Deskripsi
data
dikena1
-sebagai
s]stem
katcl.og
a2u
data dictionary
ataUL
meta-data.
Hal
ill
merupakan
bagian
dar.i database
yang
mcmungkln.kan adanya
kctidaktergantwlgan
antara
program
dan
data
(Program Data
Independence) (Coooolly, 2002.p!4-15).
De:firJ_si data
dalam
pcndekatan database
ini terpisah
dari
progrmn
!i"ipHkasinya.
Ha!
L'li
sama
dcngan.
pendckatm
yang
berkembang
modem
bi..
cLimarill
terdapat
de:fi:11isi.
internal
dan
cksterna1
dari
s.eimah
objek. User
han.ya
dapat
melihat
dc!lnisi
ek:stc:mal darl sebu<ili objek
dan
ri.dak illfulyadari
aka.-q
bagaim<.ma
objek
didefiin7sik:au
dan
fungsi-ilmgsinya. I.trilah
yang
disebut
sebaglli
data abstraction.,
dlmar.ca
clef.tillsli
interna] Jari
objck da_pat
diubah
ta11pa
mempcnganihi
def'll!lisi
eksternal
yang dlpakci
o1eh
u:ger.
Denga.n
kons-ep
yang
|