|
14
2.
Persaingan
.Ada 5
(iirna)
kekuatan
ookok
ya1g
berpe:1garuh
daiam
pe;-saingan
suatu
industri,
yailu
persa-!ngan
-dalam
industr: yang
bersangkutafl, produk
subst;tusi, pemasok, pelanggan,
dan ancaman
pendatang
baru. Inforrnasi-infcrmas!
yang dlbutuhkan
untuk
menganalisls
k3ra!(ter1stik pel'Saingan
yang dihadapl antara 1a:n maliputi:
"
Ju::t1a:< perusahaan u'alar;; i.ldusn-:
Bila hanya
ada 1 (satu)
perusahaan daiam
lnd.;stri, maka seco:a
teoritis
perusahaan
yang
bersangkutan
b0bas
menetapkan har.ga
berapapun. Akan tetapi
sebaliknya,
apabila
industri t rdtri
atas
banyak -perusahaan, maka
perSaingan
harga
terjadi. Bila
produk
yang (hhasllkan Udak terdeferens1asi, maka hanya pemtmpl!l indust;-i
yang
ieluasa mcnentukan oerubahan harga.
Ukwt i'l
re!ative set!ap a'lggota dalam i;-,dusVi
Bila perusahaan
memiliki
pangsa
pasar
yang
besar,
maka
perusahaan
yang
be;sangkutan
dapat
mcmegang
inis!aLif
perubahan narg.
3i!a pangsa
pasarnya
kecH,
maka hanya akan
n:enjadi pengikui..
..
Diferensiasi produ.i<.
Biia
per'Jsar,aan
berpeluang mcrakukan
diferensiasi
da!arn
lndustrlnya,
maka
perusar,aan tersebut
dapat
mengendalikan aspek penetapan
harQanya,
bahkan
sekalipun perusahaan itu
kecil dan
banyaK
pesa:ng
da1arn industri.
3.
Unsur-unsur
\ingkungan eksterna\
lainnya
Selain
faktor-faktor
Ci
atas,
perusahaan
juga pei\u
mempectimbangkan
faktor
kondisi
ekonom1 (inflasi, bom
atau resesi, tingkat
bunga),
kebijaka"
dan pel'abJRm
pemerintah,
dan aspek sosial (kepedul;an terhadap lingkungan).
|