![]() 28
J
Tabel 2.2
Defrnisi Operasionai
,
No.
Variabel
Definisi
'
1
1.
' HJrga
jual
I
!
'7.
iota1 biaya
j Laba
1
keuntungari
/
i
Harga
Jua; inl
mewpaka;1 harga
produk yang
disepakati
I
oleh perusahaan
setelah harga tersebut
di
mark up
dan
I
ditawarkan kepada
konsun-:cn. Harga
]Ua! mi
tert.Jer:Luk
dari
I
total
modal
::litambah dengan
faba yang
diharapkan.
j Keseluruhan b!aya yang
ditanqgung
perusahaan
dalarn
i
mernoeroieh satu
unit
procuk.
Laba
yang
ditetapkan
o1eh
per·usahaan PT
1
iakasima Inti
1
adatah sebesar SO -o;,., dari
total biaya.
(mark
up pricing!
I
:
terhadap harga
s;ebesar
50 °/o)
[
'
I
1
'
I
'
I
Nilai
penjualan
!
r
Jurnlah produk
yarg-
berhasi'l
dijual
kepada
kons:Jmen
I
.
1
dalam
penodc tertentu. (baik datam
ur:it
maupun dalam
(
r
_;piah)
Sumber: Data setelah diolah.
Tabel 2.3
Irtstmmen
Pengl!!kuran
:
No.
J
Instrumen
pengukuran
I
Definisi
:'
fl -.--i1-M. ark u-p-a ta-s- ha-,,-g-a--
Pe rsentasE: besarnya tngkat
keuntu:1gan y ng·-ditet.3pkan
i,l
I
I
.
.
i
oerusahaan
untuk: satu
unit produk
teriladap harga
1
1
jualnya di
pasar.
I
I
-
--1
I
2.
I
Markup
atas biaya
'
I
I_
1 Persentase besarr.ya ting\Qt keuntungan
yang ditetapkan :
I
:
j perusahaan
untuk satu
unit produk
lerhadap
total
I
I
biayany·a.
Besarnya
mark
up atas
bicya te!ah ditentukan
j
I
i
_jl_"_'_eh_o_e_n_1s_a haan yaitu sebesar
50
%
dar1 tDtai
biaya.
|