|
4.
Laporan
keuangan
tid.ak dapat
mencerminkao:l
atau
menggambarkm
secara
lengkap
mengenai
posisi atau
kondis.i
keuangan
perusahaan
karena
1ll,_l.ctor-faktor tersebut
tidak
dapal cl.inyatakan dalam
satuan
mata
l.l.3Tig (dlkwantifisir):
misal
tingkat
kcpercayaan
pihak
luar terhadap
perusabaan,
kemampuan
perusahaau
daiam
mda:ku.kan
penjualan
produk,
loyalitas darli karyawan dan iain-lain"(h.9-10).
H.5
AnaHsis T.a.poran Kenangaml
Menurut
Wild,
Bernstein
dan
Subr&manyam
(2001),
"Financial
analysis
is
the
use
of .finam.:ial
statement to
analyze
company's
financial
position
and
performance
and
to
assess future financial performance" (p. !5).
Menurut Fcss,
dan
Warren yang
diterjemahkan oleh
Sirnit, A. dan
Gunawan, H.
I'erdapat
3
teknik
J.an
metode
analisis
yang
digunakan
penganalisa
Iaporan
keuangan,
yaitu:
analisa horizontal, analisa vertikal, dan
analisa rasio.
Analisls
laporan
keuangan.
dapat
rnemaksimalkan
berbagai
informasi
yang
lebili
reiatif sedikit menjadl
informasi
yang
lebih
luas,
detail
dan
ak:umt. Hasil
analisis
lapomn
keuangan
akan 'dapat
membongkar
berbaga.i
inkonsi
tensian
dari
suatu
laporan. Ha1
ini
akan
memperkuat
pada
lnformasi
yang
ada
sehi-ngga
keputusan
yang
diambillebih
tcpat.
ll.5.1.
Am alisis Horizontal
Menuru.l
Larson,
Wild
dan
Chiappetta
(2002),
"Horizontal
analysis
is
comparison of
a
company's fina.nctal
condition and
performance, across time"(p.744).
Metode
ini
disebut
_juga dengan
mewde
Dinrunis
karena
yang
dipclajari
adalah
perkerobangan
dari
tahun
ke
tahun
jadi
bukan situasi
pada
suatu saat
saja,
sehingga
(lapat
dipelajari perubahan
tertentu
yang tcrjadi.
Analisa
horinzontal
adalah
analisis
dengan
mengadakan
pe-rba.ndingan
laporan
keuangan
untuk
beherapa
perioUc
atau
waktu, sehingga akan
dapat dikelahui
perkembangannya.
|