|
4.
Fakto:rr-lhlctor
rrmsiman 1uga
dapat mcndistorsi
analisis
ras10.
Misalnya
rasio
pcrputaran
perscdiaan untul<-
produsen pemproscs
makanan
aka.n san gat
berbeda
jika
penyajian
angka
persediaan
di
neraca
dHakukan
sebe1um
musinl
pengalengan
dan
scsudah
musim
pcngalengan.
5. Pcru.sahaan
dapat
menggunakan
tclmik
"window
dressinff'
untuk
mcmbuat
laporan.
keuangan tampak.
lebilil ba1k.
6.
Prd.ktik
alamtansi
yang
bcrbeda
dapat
mcndistorsi
perbandingan.
Seperti
diS'ebutlam
sebdu.mnya,
penilaian
pcrsediaan
serta
mctode
penyusuian
dapat
mepengaruhi
laporan
kcnangan
dan
dcngan demikiwn mcndi.storsi
perbandingan
diantara
perusahaan.
Jilat
suatu
perusahaan.
melease
sebagian
besar
peralatan
produktlfnya,
maka
aktiva
itu
ke:mudian
aka.n
nampak
relative
rendah
terhadap
penjualan
karena
aktiva yang
dilease
sering kali
tidak
muncul
dineraca.
Pada saat yang sama.
kewajiban
lease
mungid_:n
tidak
muncul scbaga]
utang. Okh
karc:na
itu
leasing
dapat
mcni.'llglatkan
baik
rasio
perputaran maup1.m
ra':lio
utang
secara
artifisial.
Namun,
profesi
akuntansi
telah
mcnga.mbillangbili-langkah
unt1.llk
mengurangi
pcr:masalahan
i.l1i.
7.
San.gat
suiit
menyamardtakan
apakah
suatu
r.as1o tcrtentu
"baik"
atau ''buruk".
Misalnya,
msio
lancar
yang
inggi
rnungk1n
menunjukan
posisi
likuiditas yang
kuat
yaJ!lg
tampak
bagus, atau
kas yang ber1ebihan,
yang buruk
(karena
kelebihan
kas
di
bank bukan
me:rupakan. aktiva
yang
menghasi1kan
laba).
Dernik1an juga, rasto
perputaran
aldiva
tetap
yang
linggi
mungkin
menunjukan suatn
pen.I.'>ahaa:n
telah
menggunakan
aktivanya
secarn efisien
atau
Ji
kapitalisasi
terlalu
rendah
dan
tida.k
mampu
membeli cukup aktiva.
8.
Suatu perusahaanmungkin memililki
bt:bcmpa msio
yang
moogkin kel1hatan
"bagus"
|