|
30
2.3.1
Ketepatan Metode Peramalan
Terdapat pertanyaan
mendasar,
bagaimana
mengukur
kesesuaian
suatu
metode
peramalan tertentu
untuk
suatu
kumpulan data
yang
diberikan.
Dalam banyak
situasi
peramalan,
ketepatan
dipandang
sebagai kriteria
penolakan
untuk
memilih
suatu
metode
peramalan
(Makrida.kis
1988,
p39).
Dalam
banya.k
hal, kata
"ketepatan
(accuracy)"
menunjuk
ke
"kebaikan
suai",
yang pada
akhimya
penunjukan
seberapa
jauh
model
peramalan
tersebut
mampu
memproduksi
data
yang telah
diketahui.
Dalam
pemodelan
deret
berkala,
sebagian
data
yang
diketahui
dapat
diguna.kan
untuk
meramalkan
sisa
data
berikutnya
sehingga
memungkiukan
orang
untuk
mempelajari
ketepatan
ramalan
secara
lebih
langsung.
Bagi
pema.kai
ramalan,
ketepatan
ramalan
yang
a.kan
datang
adalah yang
paling
penting.
Bagi
pembuat
model,
kebaikan
suai
model
untuk
fa.kta
yang
diketahui
harus
diperhatikan. Macam
pertanyaan
yang
sering
diajukan adalah :
1.
Berapa
ketepatan
tambahan
yang
dapat dicapai
dalam
situasi
tertentu
melalui
penggunaan teknik peramalan
formal?
2.
Untuk situasi yang
diketahui,
berapa banya.k
perbaikan
dapat diperoleh
dalam
bentuk ketepatan ramalan?
3.
Jika
kesempatan untuk
pencapai ketepatan
yang
lebih tinggi dalam situasi tertentu
telah
dipahami,
bagaimana
pengetahuan
ini dapat
membantu
dalam
pemilihan
teknik peramalan yang
tepat?
Secara
umum
perhitungan kesalahan peramalan dapat dijabarkan sebagai berikut
:
e,
=X,-F,
(2-10)
|