Home Start Back Next End
  
36
Persamaan
(2-17)
mengandung
prinsip 
dasar
umpan
balik
(feedback)
yang
negatif,
karena   persamaan 
ini   berperan  
sebagai   proses  
control 
yang 
dilakukan  oleh   ala!
otomatis 
seperti 
thermostat, pilot
otomatis, dan
sebagainya.
Kesalahan
ramalan
masa
lalu   dipakai  
untuk  
mengoreksi  ramalan  
mendatang  pada   arah  
yang   berlawanan
dengan  
kesalahan  tersebut. 
Penyesuaian
tersebut 
tetap 
berlangsung 
sampai
kesalahannya
dikoreksi.  Prinsip   ini 
sama 
dengan  
prinsip 
alat 
pengendali
otomatis
yang  
mengarah 
kepada  
kesetimbangan 
begitu  
teljadi 
penyimpangan
(kesalahan).
Prinsip  
ini, 
yang 
tampaknya 
sederhana,
memainkan 
peranan 
yang 
sangat 
penting
dalam 
peramalan.
Jika
digunakan
secara 
tepat 
prinsip dapat 
digunakan
untuk
mengembangan
suatu
proses 
mengatur diri
sendiri  (self-adjusting
process)
yang
dapat
mengoreksi kesalahan
peramalan secara
otomatis.
Pemulusan
eksponensial
tunggal 
memerlukan sedikit 
penytmpangan
data
dan
perhitungan. Oleh
karena 
itu
metode 
ini
menarik
jika
diperlukan
peramalan
untuk
sejumlal1
besar 
item.  Salah 
satu 
hal 
yang  perlu 
diperhatikan
berkaitan
dengan 
tahap
inisialisasi
SES.
Sebagai   contoh,  
untuk 
dapat 
memulai
sistem 
peramalan
SES 
kita
memerlukan F1 karena
F2 = aX1
+
(1
-
a)FI
Karena  
nilai  
untuk  
F1
tidak  
diketahui,  kita   dapat  
menggunakan 
nilai   observasi
pertama 
(X1)   sebagai
ramalan 
pertama (F1
=
XI)
dan 
kemudian
dilanjutkan
dengan
menggunakan  persamaan 
(2-17).   Ini 
merupakan 
salah  
satu  
metode  
inisialisasi.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter