Home Start Back Next End
  
44
pemulusan 
eksponensial  linear   Holt   didapat  
dengan  
menggunakan  dua   konstanta
pemulusan (dengan 
nilai
antara
0
dan
1)
dan
tiga
persamaan :
S, =
ax,
+
(I -a) (StJ + ht J)
b,
=
-y(S,- St J)  + (1 -'Y)bt l
Ft+m
=
S,
+
b,m
(2-34)
(2-35)
(3-36)
Persamaan
(2-34) 
menyesuaikan
S,
secara 
langsung untuk 
tren
periode
sebelumnya,yaitu
bn,dengan
menambabkan
nilai  pemulusan
yang
terakhir,
yaitu
S,-J.
Hal 
ini 
membantu
untuk 
menghilangkan
kelambatan
dan 
menempatkan
S,
ke 
dasar
perkiraan
nilai
data
saat
ini.
Kemudian persamaan
(2-35) 
meremajakan
tren, 
yang
ditunjukkan
sebagai 
perbedaaan
antara 
dna 
nilai 
pemulusan
yang 
terakhir.
Hal 
ini
tepat  karena 
jika 
terdapat 
kecenderungan
di  dalam 
data, 
nilai 
yang  bam 
akan 
lebih
tinggi 
atau 
lebih 
rendah   daripada
nilai 
yang 
sebelumnya.
Karena  
mungkin
masih
terdapat   sedikit  
kerandoman,
maka 
hal 
ini 
dihilangkan
oleh 
pemulusan
dengan   r
(gamma) tren
pada  periode  terakhir 
(S,- S, 1
),
dan
menambabkannya
dengan 
taksiran
tren 
sebelumnya 
dikalikan
dengan 
(I
-
"().  Jadi,
persamaan
(2-35) 
serupa   dengan
bentuk 
dasar  pemulusan
tunggal 
pada  persamaan
(2-17) 
tetapi 
dipakai 
untuk
meremajakan
tren. 
Akhirnya,
persamaan
(2
36) 
digunakan
untuk 
ramalan
ke  muka.
Tren,  
b,, 
dikalikan 
dengan  
jumlah  
periode  
ke   muka  
yang  
diramalkan, 
m,  
dan
ditambabkan pada
nilai
dasar,
S,
Proses 
inisialisasi
untuk
pemulusan
eksponensiallinear
dari
Holt
memerlukan
dua
taksiran  
yang   satu 
mengambil 
nilai 
pemulusan  pertama 
untuk   S1
dan   yang 
lain
mengambil tren
b1.
Yang
pertama  adalah  mudah.  Pilih
S1 =
X1. Taksiran tren
kadang-
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter