Home Start Back Next End
  
45
kadang
lebih
rnerupakan masalah. Kita 
memerlukan taksiran tren 
dari  satu  periode ke
periode lainnya. Inilah beberapa kemungkinannya :
(2-37)
b   =(X, -X,)+(X, -X
2
)+(X
-X,)
1
3
(2-38)
b1
=
taksiran kerniringan (slope)
bola-mata" (eyeball) setelah data  tersebut diplot
2.3.2.5 Pemulusan
Ekspm1.ensial Tripe!: Metode Kuadratik
satu-Parameter
dari
Brow11.
Sebagaimana
halnya
dengan
pemulusan
eksponensial linear
yang
dapat
digunakan
untuk
merarnalkan
data 
dengan
suatu
pola 
tren 
dasar,
bentuk
pemulusan
yang 
lebih
tinggi
dapat
digunakan
hila 
dasar pola 
datanya adalah
kuadratis,
pendekatan
dasamya
adalah  memasukkan 
tingkat 
pemulusan 
tambahan 
(smoothing 
tripe!)  
dan
memberlakukan  
persamaan  
perarnalan  
kuadratis.  
(Demikian   pula,   
kita   
dapat
berangkat
dari 
kuadratis
ke 
kubik
dan 
seterusnya
untuk
orde 
pemulusan
yang 
lebih
tinggi.)
Persamaan untuk pemulusan kuadratis adalah
S', =aX,+ (1- a)S',_J                
(pemulusan
pertarna)                                        
(2-39)
S", =aS',+ (1-
a)S"t-1              
(pemulusan
kedua)
S"',= aS",+
(1- a)S'",_J           
(pemulusan
ketiga)
a,
=
3S',- 3S",
+
S" ',
b,       
a  
2  
{6- 5a)S',- (10- 8a)S"1 +
(4- 3a)S"
'J
2(1-
a)
(2-40)
(2-41)
(2-42)
(2-43)
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter