Home Start Back Next End
  
46
(2-44)
2
cl 
=
_:! 
/S' - 2S"  + S'" I
(1-a)' \'   I
t
I/
dan
1
2
F1+m
=
a1
+
b1m
+
c1m
2
(2-45)
Persamaan 
yang   
dibutuhkan 
untuk 
pemulusan 
kuadratis 
sangat 
lebih 
rumit
daripada
persamaan
untuk
pemulusan
tunggal
dan 
linear.
Walaupun demikian
pendekatannya 
dalam 
mencoba 
menyesuaikan 
nilai   
ramalan 
sehingga 
ramalan
tersebut dapat
mengikuti
perubahan tren 
yang 
kuadratis adalah sama.
Proses
inisialisasi
untuk
proses
pemulusan
eksponensial
kuadratis
dari  Brown bisa
sangat sederhana. Ditetapkan
yang 
cukup
untuk
memulai
peramalan
dari 
periode
2
dan
seterusnya.
Dapat
dikatakan
bahwa
pada
periode
2  nilai 
S'
2
,
S" 2, dan
S" '2
dapat
dihituog
dengan
menggunakan
persamaan
(2-39),  (2-40),
dan   (2-41),
dimana
nilai  
a
2,   
b2
dan   c2   dapat
dihitung
dengan
menggunakan
persamaan
(2-42),
(2-43),
dan 
(2-44),
dan 
kemudian nilai
ramalannya
F3
,
dapat
diperoleh
dengan
menggunakan
persamaan
(2-45).
Walaupun
demikian,
dengan
metode
ini 
kita 
tidak
mudah
uutuk
melacak
dampak
dari 
proses
inisialisasi
tersebut pada 
ramalan yang  akan 
datang.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter