![]() 28
I
tengab bcmbahnya tekndog;_, ekonomi,
peratur.an
pemerinLah,
kcbudayaan, dan
keadaan
demografis yang
mempcngaruhi industri."' ( h_ 55
-56).
lVJlcnga.cu
kepada
Porler
yang
diterjeroahkan
o1eh
iViaulana,
A
{1993 ),
pcrsaingan daia:m saatu ;ndustri terg&'"ltung pada lima kekuata.. l dasar (Five C'ompetitive
Furce.-) yang
mempengar&-i slruktur
ckonominya,
seper1i d.i.jelaskan
pada gambar ]19
di
hawah
ini:
Throat of New
Entr<mts
t
Bargaining Powee
RtvaSry Amoi'l.9'
Bargaining Powe
of
Suppf!ers
Existtng1 Firms
of
Buyers
l
I
l
TF;reatofSubstiWt01
Products
t
Ganrbm·lL 8.Lhna KekiDJ.atan Dasm"
P"orrier
(Sumber: Poricr (1993), hzd 4)
Jmnl_ch
pemlatang
bam ynng ter+,a.vik
masuk
ke
dalam
industri
tergantung
Jari
bcsar
kecilnya
halang;m-halangan
untuk
memasuki
(Barriers
ofEnlry)
industri
tersebut
Halimgan-hala.'lgan terscbut
merupakan
kondisi-kcmdisli yang
menghaJ.angi
perusal-man
lain
untuk
masuk
k:c dalam suatu
industri,
schingga
akan membalasi
jurnLili
pesaing
ym1g menawark&'1 prodnk
yang sama.
H<tiangan-halang.an masuk
tersebut ad.alah.:
|