Home Start Back Next End
  
43
daerah
yang 
akan 
dilalui
sehingga
algoritma
ini
termasuk
algoritma
yang 
menggunakan
metode
greedy    
Metode
greedy
adalah
metode
yang 
mengangap
semua
titik 
memilik
kemungkinan
(Nilsson,   
!980). Algoritma
Dijkstra
adalah 
algoritma  A* 
yang   tidak
memiliki 
heuristic 
karena  
memiliki 
fungsi 
sebagai 
berikut: 
f(n)= 
g(n)-h(n) 
dimana
h(n)=O.
Algoritma
Dijkstra menurut
Horowitz dan
Sahni (1978) adalah
berikut:
{initial
ada!ah 
vertex 
awa!, 
terminal
adalah
vertex
akhir,
dan 
semua
vertex
diberi
nilai
sebagai
integer. 
Matrix
jarak 
diberi nama M.
}
Mulai  Program
2. 
V: =
[semua vertex]; 
(V
adalah
kumpulan seluruh vertex)
3. 
S:
=[initial]; (S
adalah
kumpulan
vertex yang
"diketahui")
4. 
T:
=V-S;  {T
ada!ah 
kumpu!an vertex
yang  belum 
diketahui jaraknya
5. 
D[initial]:
=
0; 
{D[x]
adalah
nilai 
jarak 
dari 
vertex
initial, 
nilai 
yang 
dievaluasi
hanya  vertex yang 
berasal
dari
S}
6.       Untuk vertex:=
1
sampaijumlah_vertex lakukan
perulangan
Temp[vertex]: =
9999
.•
akhir    perulangan; 
{Temp 
mewakili 
perkiraan 
jarak, 
dan  
diberi 
harga 
awal   
"tak
terhingga")
7.      focus : = initial; (kita  mulai 
dengan initiai  vertex sebagi focus)
8.     
Selama terminal di
dalam.
T
lakukan
perulangan
9.             min:=
9999;
!0.       
Untuk vertex:= 1
sampaijumlah_vertex
lakukan.
perulangan
ll.              Jika  vertex dalam.
T
lakukan
12.                                
Jika 
D[focus]+  M[focus,
vertex]< Temp[vertex]lakukan
13.                                        
Temp[vertex]:= D[focus]
+
M[focus,
vertex]  akhir
jika;
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter