|
22
seperti
itu
alrnn dicll!i limgsi
ylillg
sederhllrul, sel>utloh lil(x),
demildan
sehingga
f(J
dan
f'J(ll.)
bersesuaian
pacta set
dari daftar
tl.ti.'i.c-titik te.rsebu.t. Proses
seperti
tu disebut
interpo!asi
(Wahyudin,
1986:3.1)
.
Dalam
interpolasi
dllbagi
menjadi
interpolasi
bersdang
sama
dan
.interpolasi
bcrselang
tidak
sama.
Dalam
iuterpolasi
bersdang
smna,
tcrdapat
bebernpa
formula
anta.ra lain
formuia Ne\vMm
illrt!lk
inte:rpolas:i
formula interpoiasi
seii.sih
tengah, formuLa sc:hs-fu
tenga.h dari Gauss, tOrmula Stirling dan
fm:muJa Basset
DarA
bebe:rapa fornmh.
pada
interpohusi
"b r:>elang sama., btia
interpo]asi
yfu'1g
dituj u dekat
ke
awa]
ata.u akhir
dari
tabel,
tidak
ada
ahernatif
lain
kecuali
fOrmula
seUsih
muka
dan
belakang
dari
newton,
ka:rena
sehsih-seHsili tengah
berdemjat
tinggi
tidak
ada
_pada
awal
a.tau
akhir
dnri
nifai-nilai
dari
dafiar.
Namun,
biia
inte :>olasi
debt
ke
tongoh
dz.ri
suatu
label,
tonnula
stri:rling
memberiklln
llasil
yang
teliti
untuk -%.::; p
S
%, dan
formula
bassel
sangat
efisien hila debt kc p
-=c
Yz,
misalnya :4 :5 p%.
Sedangklln
dalrun
mtorpolasi ben;elang
tidak sama,
rer
t
beberapa
formula antara
lain .formllia
interpolasi
Langmngc,
fonn.ula
int:erpo]asl
umum
NeV rfun,
interpolasi
o1eh iterasi,
interpolasi
Invers
dan
metoc:fue
aproksimasi
beru.rui.an
2.1.7. Peran<Sngu Progrnm
ApliniKomp
!er
:0.1em.anrt
Roger
_Pressman (1992). so_(tM.:are
mempooyaj beLdefinisi
yaitu,
merupakan
instnllkst instruksi
(program
komputer)
yang
mla
dijalankan
akan
memberilmn
srJatu fu.r; gsli
dan
ut'!juk
kerja
yang diing]nkan.
%ftware
|